SuaraSumbar.id - Meski dilarang Kemendagri, Pemerintah Kota Padang memutuskan tetap mengizinkan pelaksanaan ibadah di masjid dan musala selama masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.
Selain itu, penyelenggaran Salat Idul Adha 1442 Hijriah juga akan diperbolehkan digelar di dalam masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Padang Hendri Septa. Menurutnya, aturan Kemendagri memang tidak diperkenankan menggelar kegiatan di masjid, gereja, kelenteng dan rumah ibadah lainnya. Namun untuk Provinsi Sumbar, khususnya Kota Padang diperbolehkan dengan berbagai syarat.
"Syaratnya protokol kesehatan harus sangat diperketat. Konsekuensinya itu. Daripada menimbulkan riak yang tak jelas di tengah masyarakat nantinya," katanya, Rabu (7/7/2021).
"Meski diperbolehkan, kami melalui perwako meminta kepada seluruh pengurus tempat ibadah untuk mengintruksikan kepada jemaah patuh terhadap prokes," sebutnya lagi.
Khusus masyarakat beragama Islam agar pelaksanaan ibadah Idul Adha nanti diperbolehkan asalkan dilaksanakan di masjid.
"Hanya boleh di dalam masjid dan tidak boleh di lapangan. Termasuk pelaksanaan pemotongan hewan kurban, masyarakat dibolehkan menunggu dirumah dan biarkan panitia yang mengantarkan," imbuhnya.
PPKM mulai berlaku besok Kamis (8/7/2021) hingga Selasa (20/7/2021) dan pihaknya juga telah mengintruksikan kepada camat-camat yang ada di Kota Padang untuk menginformasikan kepada masyarakatnya.
"Malam ini para camat akan bergerak untuk mesosialiasikannya, karena kita tahu, masyarakat juga sedang menunggu aturan untuk wilayah Kota Padang," katanya.
Baca Juga: Palembang Memperketat PPKM Mikro, Mulai 9 Juli 2021
Seperti diketahui, empat daerah di Sumbar diwajibkan menerapkan PPKM Mikro. Masing-masing, Kota Padang, Bukittinggi, Kota Solok dan Padang Panjang.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Kafe dan Restoran di Medan Dibatasi hingga 17.00 WIB, Pengusaha: Lockdown Semua Aja!
-
Perusahaannya Didemo Pemuda di Padang, Ketua KADIN Sumbar: Pemerasan, Saya Lapor Polisi
-
PPKM Mikro Medan Diperketat, Jam Operasional hingga 17.00 WIB
-
Virus Corona Varian Delta Masuk Sumbar, Jubir Satgas: Ingin Selamat Segera Vaksin
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita