SuaraSumbar.id - Uya Kuya disebut sebagai raja settingan. Cap tersebut didapat suami Astrid Kuya usai kerap membawakan tontonan berisi prank dan settingan.
Reaksi Uya Kuya soal cap raja settingan ini terungkap saat dirinya ngobrol bareng Boy William belum lama ini.
Alih-alih kesal, Uya ternyata merasa tersanjung mendapat julukan tersebut.
"Kalau gue dibilang raja settingan, enggak masalah. Gue terima-terima saja dan merasa tersanjung saja bro. King of settingan," tegas Uya dilansir dari channel YouTube Boy William.
Ayah dua anak itu bahkan menyebut bahwa settingan sangat diperlukan sebagai pekerja dunia hiburan.
"Emang kita hidup itu harus di-setting, everybody mau dalam hal dunia kehidupan , sehari-hari, mau dalam dunia entertainment settingan itu perlu ada," imbuhnya.
"Mau di luar negeri mau di Indonesia perlu ada settingan, settingan dalam bahasa Indonesia pengaturan. Sesuatu kalau nggak diatur berantakan," pungkas Uya. (Suara.com)
Berita Terkait
-
Ribut dengan Uya Kuya, Denise Chariesta Minta Bagian Adsense
-
Heboh Ada 'Penampakan' di Video Klipnya, Uya Kuya Dihujat Settingan
-
Cinta Kuya Dibilang Bau Bawang oleh Denise Chariesta, Ini Reaksi Uya Kuya
-
Uya Kuya Gerem Cinta Kuya Disindir Bau Bawang oleh Denise Chariesta
-
Sindir Keluarga Uya Kuya, Denise Chariesta Sarankan Anak Uya Pakai Deodoran
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Perampokan Bersenjata Api di Agam, Rp90 Juta Gagal Dibawa Kabur
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, BRI Perkuat Ekonomi Rakyat dan Pemberdayaan UMKM
-
Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Sumbar Ditanami Sawit
-
Tiga Daerah di Sumbar Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap
-
ISPA Meningkat di Padang, Kunjungan Pasien Tembus Seribu per Hari