Suhardiman
Senin, 19 Oktober 2026 | 13:21 WIB
Wali Kota Padang, Fadly Amran. [Suara.com/B Rahmat]
Baca 10 detik
  • Kasus ISPA di Kota Padang mencapai 51.137 kunjungan dengan rata-rata seribu per hari pada Oktober 2026.
  • Wali Kota Fadly Amran menerapkan pembelajaran jarak jauh untuk melindungi anak-anak dari paparan kabut asap.
  • Dinas Kesehatan bersama BPBD membagikan masker serta mengimbau warga menjaga kesehatan di tengah kabut asap.

SuaraSumbar.id - Kunjungan pasien terkait infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mencapai 51.137 kunjungan sejak 17 Agustus hingga pertengahan Oktober 2026.

Di tengah peningkatan tersebut, Wali Kota Padang, Fadly Amran meminta seluruh pihak terkait memantau kondisi di lapangan agar langkah penanganan yang dilakukan sesuai dengan situasi yang terjadi.

"Karena bagaimanapun ini sudah mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Dorongan kepada seluruh stakeholder terkait untuk bisa saling menjaga dan juga tentunya melihat apa yang terjadi sebenarnya di lapangan,” katanya, Senin (19/10/2026).

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Padang telah mengambil sejumlah langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Salah satunya dengan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai upaya mengurangi paparan kabut asap terhadap siswa.

“Per hari ini memang anak-anak kita liburkan sekolah sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan anak-anak kita,” ujarnya.

Menurut Fadly, kondisi kabut asap di Kota Padang mulai membaik dibandingkan sebelumnya setelah wilayah tersebut diguyur hujan. Meski demikian, ia menilai pemantauan kondisi udara dan langkah antisipasi tetap perlu dilakukan agar kualitas udara tidak kembali memburuk.

Ia berharap penanganan kabut asap di Kota Padang dan daerah sekitarnya dapat dilakukan secara bersama-sama. Dengan demikian, kualitas udara diharapkan terus membaik dan aktivitas masyarakat tidak semakin terganggu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati, menyebutkan jumlah kunjungan pasien terkait ISPA mengalami fluktuasi sejak pendataan dimulai pada Agustus 2026. Namun, pada Oktober, jumlah kunjungan tercatat meningkat hingga sekitar 1.000 kunjungan per hari.

“Kalau kita lihat rata-rata sehari pada 12, 13, 14, dan 15 Oktober, kurang lebih seribu, sekitar 1.052 kunjungan,” kata Srikurnia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang, total kunjungan pasien terkait ISPA telah mencapai 51.137 kunjungan hingga pertengahan Oktober. Angka tersebut menjadi perhatian di tengah kondisi kabut asap yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat.

Untuk mengantisipasi dampak kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Padang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membagikan masker kepada masyarakat.

Selain itu, masyarakat diminta mengurangi paparan asap, menggunakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar rumah, beristirahat cukup, serta memperbanyak konsumsi air putih.

Kontributor : B Rahmat

Load More