SuaraSumbar.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat (Sumbar) mengklaim peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Sumbar turun hingga 5 persen. Penurunan itu terjadi selama pandemi Covid-19 dalam kurun waktu 2020-2021.
Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Khasril Arifin mengungkapkan, Sumbar selalu masuk jalur merah peredaran gelap narkoba setiap tahun. Peredaran gelap narkoba ini datang dari provinsi tetangga seperti Pekanbaru, Medan, Aceh melalui wilayah Payakumbuh dan Pasaman Barat.
Pihaknya bersama instansi terkait dan pemerintah daerah setempat selalu melakukan pengawasan dan penjagaan di daerah perbatasan secara ketat.
"Ini harus dilaksanakan secara konsisten dan berkolaborasi. Semuanya, bukan hanya BNN tapi semuanya, pemerintah, swasta, dan masyarakat ikut mengawal sehingga angka penyalahgunaan narkoba di Sumbar bisa kita tekan sampai serendah-rendahnya,” kata Khasril disitat dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Senin (28/6/2021).
Tahun 2018, kata Khasril, tercatat sebanyak 66.612 orang di Sumbar yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Tahun ini, angka tersebut turun sekitar 3 hingga 5 persen.
"Kami rajin sosialisasi, terutama kepada para pecandu narkoba sehingga secara sadar mereka datang ke Kantor BNN untuk direhabilitasi,” bebernya.
Selain itu, melalui program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), pihaknya juga secara masif melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada para generasi muda di Sumbar.
Program yang bertujuan menekan angka penyalahgunaan narkoba ini bekerjasama dengan pihak perguruan tinggi, instansi pendidikan, dan pihak swasta. Dengan memberikan pelatihan kepada generasi muda sebagai perpanjangan tangan BNN.
“Tugasnya memberikan sosialisasi kepada generasi muda di lingkungan mereka masing-masing. Kalau ada ditemukan korban penyalahgunaan narkoba, akan diarahkan untuk konsultasi di klinik dan Tim BNN akan datang ke sana,” bebernya.
Baca Juga: Gangguan Jiwa, Pria di Bukittinggi Nyaris Bakar Ruko Milik Sendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap