SuaraSumbar.id - Situs Pendafaran Peserta Didik Baru (PPDB) online di Sumatera Barat (Sumbar) mengalami banyak masalah. Mulai dari website error, kartu unduhan calon siswa SMA dan SMK yang tak terisi, foto tidak muncul.
Selain itu, ada juga siswa yang nilai sudah lengkap, namun dinyatakan belum lengkap. Bahkan ada yang tak bisa login karena error dan sebagainya.
Salah satu calon peserta didik yang memiliki akun Instagram @mhdrafly._ yang menyampaikan keluhannya di kolom komentar Instagram @kominfosumbar.
“Pak, kenapa download kartu pesertanya belum bisa? Dari kemarin masih eror, Pak. Mohon pencerahannya, terima kasih, Pak,” tulisnya Selasa (22/6/2021).
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kominfotik Sumbar Jasman Rizal mengatakan, masalah yang timbul dalam situs PPDB online merupakan dampak dari serangan hacker.
“Laman PPDB Sumbar tidak error, tapi diganggu hacker. Kemudian juga karena sinyal yang kurang bagus di tempat pendaftar serta pendaftar salah input data. Jadi, ini bukan salah sistem,” ungkap Jasman kepada Covesia.com - jaringan Suara.com, Selasa (22/6/2021).
Jasmam meminta para pendaftar tidak khawatir. Sebab, website PPDB online akan dibuka hingga tanggal 26 Juni 2021 mendatang.
Dia menyarankan bagi pendaftar untuk mencari tempat yang sinyalnya bagus. Kemudian, mengisi data dengan hati-hati, sebab jika sudah diklik tidak bisa diubah lagi.
“Kemarin Pak Gubernur juga sudah mengimbau agar calon peserta didik untuk sangat hati-hati dan teliti dalam menginput data. Jangan asal coba-coba dan akhirnya akan berdampak pada pendaftar, nanti kalau data tidak sesuai bisa jadi tidak lulus,” jelasnya.
Baca Juga: Panitia PPBD Sumbar Sarankan Siswa SMA dan SMK Daftar ke Sekolah Swasta
Ada kejadian, kata Jasman, seorang peserta mencoba memasukkan NIK lalu menutup kembali laman website PPDB. Setelah itu dia membuka kembali dan otomatis tidak bisa dibuka lagi.
Ada juga yang mau masuk jalur prestasi non akademik tapi tak sengaja yang terklik adalah jalur prestasi akademik. Alhasil, siswa tersebut tidak bisa mengedit lagi dan akhirnya tidak bisa lulus.
“Kalau sudah menginput dengan hati-hati dan benar tak ada yang mesti diragukan lagi. Untuk malasah yang terjadi nantinya kita akan rapatkan dengan pimpinan dan akan kita carikan solusi,” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
5 Pilihan Hotel Nyaman dan Berkelas di Malang, Pas untuk Liburan atau Urusan Bisnis
-
Benarkah MBG Dibagikan Saat Sahur? Ini Penjelasan BGN
-
Besok Semen Padang FC vs Bhayangkara FC di Lampung, Ini Target Kabau Sirah
-
Jadwal Buka Puasa Bukittinggi Terbaru, Senin 23 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Kota Padang Hari Ini, Senin 23 Februari 2026