SuaraSumbar.id - Seorang bocah lahir dengan tiga batang penis yang besar. Peristiwa aneh yang mencatkan sejarah ini terjadi di Irak, seperti diberitakan oleh New York Post.
“Sejauh pengetahuan kami, ini adalah kasus pertama yang dilaporkan dengan tiga penis atau triphallia,” tulis Dr. Shakir Saleem Jabali dalam sebuah studi tentang anjing beranggota tiga yang diterbitkan dalam International Journal of Surgery Case Reports.
Bayi laki-laki, seorang Kurdi dari Duhok, awalnya dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya saat ia berusia 3 bulan karena bengkak di skrotum.
Namun, ketika dia tiba, dokter mengamati bahwa dia memiliki beberapa tambahan satu penis dengan panjang 2 sentimeter tumbuh di dekat pangkal penis utamanya, dan satu lagi panjang 1 sentimeter terletak di bawah buah zakarnya.
Anomali Hydra-esque sangat misterius karena anak tersebut tidak pernah terpapar obat-obatan di dalam rahim dan tidak memiliki riwayat keluarga penyimpangan genetik, penulis penelitian melaporkan.
Menurut dokter, penis bocah itu tidak memiliki uretra - saluran yang dilewati urin. Dokter pun memutuskan untuk mengangkat keduanya melalui pembedahan.
Untungnya, operasi berjalan lancar dan yang sebelumnya triphallic tot dianggap bebas masalah selama janji tindak lanjut setahun kemudian, sesuai laporan kasus.
Contoh serupa dari wilayah triplet bawah menjadi berita utama di India pada tahun 2015, tetapi tidak dapat diverifikasi karena tidak didokumentasikan dalam jurnal medis, Daily Mail melaporkan pada saat itu.
Namun, meski membanggakan satu-satunya kasus triphallia yang tercatat, studi kasus terbaru ini bukanlah satu-satunya anak dengan banyak anggota di luar sana.
Baca Juga: Tak Percaya Bayinya Meninggal, Orang Tua Nekat Bawa Kabur Peti Jenazah
Pertama kali dilaporkan pada 1609, kondisi diphallia - atau sepasang penis - dilaporkan mempengaruhi satu dari setiap 5 juta hingga 6 juta bayi laki-laki, dengan sekitar 100 kasus yang tercatat "dilaporkan dalam literatur," menurut studi baru.
Tidak seperti pasien penis terbaru ini, beberapa organ akimbo dilaporkan dapat berejakulasi dan buang air kecil, menunjukkan bahwa dua kepala mungkin lebih baik daripada satu.
Dokter belum menentukan penyebab deformitas falus, tetapi mereka telah mengaitkannya dengan kelainan bawaan lainnya seperti lahir dengan dua skrotum atau anus, menurut penelitian Organisasi Kesehatan Dunia. (Suara.com)
Berita Terkait
-
Duhh! Telur Penyu Ditemukan Dijual Bebas di Pasar Tradisional Majene
-
Pertama Kali di Dunia, Bayi Laki-laki Lahir dengan 3 Penis
-
Ada Suara Tangis di Toko Kosong Banyuwangi, Ternyata Bayi Diduga Dibuang
-
Pertama di Dunia, Bayi Lelaki Ini Lahir dengan Tiga Kemaluan
-
Studi Terbaru, Kematian Ibu dan Bayi Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia