"Tapi 2100 bagus dong?" tanya Deddy Corbuzier.
"Ya bagus lah, kalau 2200 itu kelas master nasional, kalau 2300 kelas master middle," papar GM Susanto.
Menanggapi pernyataan itu, Deddy pun melontarkan celetukan unik.
"Kalau ini kelasnya kelas apa nih? Kelas pemain catur ronda atau siskamling, atau apa?" tanya Deddy disambut kekeh tawa orang-orang di studionya.
Baca Juga: WGM Irene Sukandar Unggul 3-0, Dewa Kipas Ogah Lanjutkan Pertandingan Akhir
GM Susanto pun mengelak bahwa Pak Dadang pemain catur kelas ronda, menurutnya kualitas Dewa Kipas itu lebih dari kelas pemain di pos ronda.
"Kalau kelas ronda tidak juga ya? Di atas itu," jawab Susanto.
Meski demikian, kualitas Pak Dadang alias Dewa Kipas diakuinya masih kalah oleh GM Irene Sukandar
"Ya lumayan tapi tidak cukup melawan Irene. terlalu jauh," tandas Susanto.
Baca Juga: Dewa Kipas Kalah 3-0, Deddy Corbuzier Sentil soal Kelas Pos Ronda
Berita Terkait
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini
-
4 Tips Aman Berkendara Saat Arus Balik Lebaran 2025 dari Polda Sumbar
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran