- Fenomena sinkhole di Limapuluh Kota butuh kajian geolistrik segera mendalam.
- IAGI imbau warga jauhi lokasi sinkhole Limapuluh Kota.
- Sinkhole Limapuluh Kota berpotensi dipicu kondisi bukit kapur.
SuaraSumbar.id - Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumatera Barat (Sumbar), menilai kejadian tanah berlubang secara tiba-tiba atau fenomena sinkhole di sawah warga Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), perlu dikaji lebih dalam menggunakan metode geolistrik.
Langkah tersebut dinilai krusial untuk mengetahui kondisi bawah permukaan tanah dan potensi bahaya lanjutan dari sinkhole Limapuluh Kota.
Ketua IAGI Sumbar, Dian Hadiyansyah, mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan tim khusus untuk melakukan pengukuran geolistrik.
Menurutnya, metode tersebut mampu membantu menduga apa yang terjadi di bawah tanah pada lokasi sinkhole Limapuluh Kota yang saat ini belum diketahui secara pasti penyebabnya.
“Kita butuh tim geolistrik untuk mengukur atau menduga kejadian di bawah permukaan,” kata Ketua IAGI Sumbar, Dian Hadiyansyah, Selasa (6/1/2026).
Dian menjelaskan, keberadaan tim geolistrik sangat penting untuk memastikan penyebab munculnya lubang serta potensi yang mungkin terjadi ke depan.
Hingga kini, lubang dengan diameter sekitar 10 meter dan kedalaman lebih dari lima meter itu masih menyisakan tanda tanya besar, termasuk kemungkinan adanya rongga lain di sekitar sinkhole Limapuluh Kota.
Sambil menunggu kehadiran tim geolistrik, yang berpotensi diutus oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), atau instansi terkait lainnya, IAGI mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko keselamatan warga.
IAGI mengkhawatirkan kondisi tanah di sekitar lubang sudah dalam keadaan rapuh. Terlebih, jika wilayah tersebut merupakan kawasan bukit kapur atau gamping, yang dikenal rawan ambruk akibat proses pelarutan oleh air. Kondisi semacam ini dapat memicu runtuhan lanjutan yang berbahaya bagi warga yang mendekat ke area sinkhole Limapuluh Kota.
“Kita khawatirnya atapnya itu sudah rawan dan tidak stabil serta bisa memunculkan runtuhan baru sehingga diimbau jangan mendekat apalagi beramai-ramai ke sana,” imbau dia.
Lebih lanjut, Dian menyebutkan bahwa fenomena seperti ini bukan hal baru di daerah dengan karakteristik bukit kapur. Ia mencontohkan kejadian serupa yang kerap terjadi di kawasan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, di mana aliran air tiba-tiba menghilang lalu muncul mata air baru di lokasi berbeda.
“Di daerah Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan cukup sering kejadian arus air tiba-tiba hilang kemudian muncul mata air yang baru,” kata dia.
IAGI berharap kajian ilmiah segera dilakukan agar penyebab sinkhole Limapuluh Kota dapat dipastikan dan langkah mitigasi bisa disiapkan untuk mencegah risiko yang lebih besar bagi masyarakat sekitar. (Antara)
Berita Terkait
-
Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara
-
Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya
-
Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol