SuaraSumbar.id - Faktor kelelahan dan jarak pandang terbatas akibat kabut disebut-sebut jadi penyebab jatuhnya seorang pendaki asal Kota Padang ke dalam kawah Gunung Marapi, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (28/2/2021).
Dilansir dari Covesia.com, jaringan Suara.com, menurut laporan yang diterima Pos SAR Kabupaten Limapuluh Kota, pendaki tersebut bernama Ramzi.
"Iya, ada laporan barusan masuk kepada kami. Kalau ada pendaki yang jatuh ke dalam kawah Gunung Merapi. Tim kami langsung berangkat ke lokasi," kata Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra kepada Covesia.com.
Robi memaparkan, saat ini korban dalam kondisi selamat. Ramzi diketahui tersangkut di bebatuan dinding kawah. Akibat terjatuh, Ramzi diperkirakan mengalami cedera kaki serius.
"Korban masih terlihat dari atas kawah oleh rekan-rekannya dan selamat. Dia tersangkut di bebatuan. Tapi kakinya mengalami cedera," jelas Robi.
Meski dalam kondisi selamat, tim SAR tetap khawatir. Sebab gas beracun dari kawah cukup membahayakan korban. Hingga saat ini, rekan-rekan korban juga tengah berupaya melakukan penyelamatan dengan peralatan seadanya.
"Kami akan upayakan secepat mungkin ke puncak merapi untuk evakuasi. Gas beracun bisa membahayakan korban," sebut Robi lagi.
Menurut pemberitaan Covesia.com, hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR masih dalam perjalanan menuju puncak gunung Marapi.
Baca Juga: Terniat, Wisuda di Puncak Gunung Marapi sampai Sabet Rekor Muri
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan