SuaraSumbar.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan sebesar Rp 340 juta untuk perantau Minang yang menjadi korban gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar).
"Uang tunai ini kita serahkan langsung kepada saudara-saudara kita yang terkena gempa," kata Nasrul Abit, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Selasa (2/2/2021).
Total perantau Minang yang terdampak gempa mencapai 82 Kepala Keluarga (KK). Masing-masingnya mendapat bantuan Rp 4 juta.
"Nanti pengurus Ikatan Keluarga Minang (IKM) Sulbar yang akan memberikan kepada KK yang belum kebagian. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat," katanya.
Selain uang tunai, Nasrul Abit juga menyalurkan donasi rendang sebanyak 100 kilogram dan Bank Nagari.
Disamping itu, uang senilai Rp 160 juta lainnya akan diberikan untuk perantau Minang yang menjadi korban banjir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Nasrul Abit sekaligus berpamitan kepada masyarakat Minang di sana untuk melanjutkan kunjungan ke Banjarmasin Kalimantan Selatan.
"Doakan agar kami sampai di sana dan pulang kembali ke Padang dengan selamat," tuturnya.
Baca Juga: Pembelajaran Gempa Sulbar, Fenonema dan Dampak Kerusakan Bangunan
Berita Terkait
-
BMKG Duga Gempa Besar di Majene Berulang Tiap 10,8 Tahun
-
Akhir Pekan, Polda Sumbar Bubarkan 1.489 Kali Kerumunan Massa
-
Sebut Suku Minang Tak Bisa jadi Presiden, Natalius Pigai Resmi Dipolisikan
-
PHBI Sumbar Desak Polisi yang Tembak Mati DPO Judi Solok Selatan Dipecat
-
Polisi yang Tembak Mati DPO Judi Solok Selatan Diproses Pidana
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata