SuaraSumbar.id - Selama pandemi Covid-19, jumlah sampah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berkurang drastis. Bahkan lebih dari 50 persen dibandingkan sebelum virus corona mewabah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon mengatakan, sebelum pandemi corona, satu orang di Padang menghasilkan 0,6 kilogram sampah dalam sehari.
"Penurunan jumlah sampah itu lebih dari 50 persen. Biasanya, jumlah sampah di Padang mencapai 400 sampai 600 ton dalam sehari," katanya, dikutip dari Klikpositif.com jaringan Suara.com, Rabu (20/1/2021).
Dalam sehari selama pandemi, kata Mairizon, jumlah sampah di Kota Padang hanya 150 ton hingga 200 ton.
Banyak faktor yang menyebabkan jumlah sampah berkurang. Salah satunya karena berkurangnya tingkat konsumsi masyarakat.
"Selama masa pandemi ini perekonomian masyarakat anjlok dan mengakibatkan tingkat konsumsi berkurang sehingga jumlah sampah juga berkurang," bebernya.
Selain itu, berkurangnya jumlah populasi yang ada di Kota Padang selama masa pandemi.
Berita Terkait
-
Kronologi Pembunuhan Gadis yang Menolak Hubungan Intim di Limapuluh Kota
-
Ena-Ena Bareng Wanita Lain di Hotel, Okum ASN Dinas PU Digerebek Istri
-
Final Rekapitulasi Pilgub Sumbar, Mahyeldi-Audy Menang 32,43 Persen
-
Mahyeldi Disebut Sebagai Bapak Infrastruktur di Sumbar
-
Cagub Mahyeldi Dapat Dukungan dari Paguyuban Warga Sunda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi