SuaraSumbar.id - Co Pilot Sriwijaya Air SJ 182 bernama Fadly Satrianto pergi dengan kisah pilu. Pria asal Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) itu ternyata sudah bertunangan dan segera menikahi pujaan hatinya.
Sayangnya, Tuhan berencana lain. Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak yang didalamnya ada nama Fadly Satrianto, jatuh perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).
"Kami terpukul dengan musibah ini, apalagi Fadly Satrianto telah bertunangan dengan seorang dokter, dan segera menikah," kata keluarga Fadly dari pihak ayah, Mak Itam, seperti dikutip dari Antara, Minggu (10/1/2021).
Sebetulnya, kata Mak Itam, Fadli telah melangsungkan pernikahan dengan pujaan hatinya yang berprofesi sebagai dokter. Namun, rencana itu tertunda karena wabah pandemi Covid-19.
Dia juga menceritakan bahwa Fadly tidak langsung sekolah penerbangan selepas lulus SMA. "Fadly sempat mengenyam pendidikan di sebuah universitas, namun akhirnya tertarik mengikuti sekolah pilot," katanya.
Fadly Satrianto merupakan anak dari pamannya yang bernama Sumarzen Marzuki yang juga menjabat Ketua Gebu Minang Jawa Timur masa bakti 2019-2024.
"Keluarga besar kami bermukim di Pasar Batang Kapas, Kecamatan Batang Kapas, dan paman kami, Sumarzen telah lama merantau namun pada beberapa kesempatan juga kerap pulang ke kampung halaman," katanya.
Sebelumnya, Fadly Satrianto juga sempat menghubungi keluarganya sebelum terbang dengan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.
Sumarzen Marzuki, ayah kandung Fadly mengatakan, putra bungsu dari tiga bersaudara itu selalu menelepon ibunya, Ninik Andriyani, setiap kali akan terbang.
Baca Juga: Pesan Terakhir Youtuber Asal Tanah Datar Saat Menaiki Sriwijaya Air SJ 182
"Kemarin saat telepon, ibunya tanya, mau terbang bawa pesawat atau tidak? Dijawab tidak," katanya saat dikonfirmasi di rumahnya, Jalan Tanjung Pinang Surabaya, Jawa Timur, Minggu (10/1/2021).
Sumarzen menjelaskan putranya bekerja di maskapai penerbangan Nam Air, anak perusahaan Sriwijaya Air. "Dia rencananya membawa pesawat Nam Air sebagai Co Pilot dari Pontianak. Saat berangkat dari Jakarta menuju Pontianak itu dia mengabari ibunya via telepon," ungkapnya.
Sumarzen kemarin malam juga telah ditelepon oleh pihak Maskapai Nam Air atas musibah tragedi Sriwijaya Air SJ 182.
"Pihak Nam Air menyampaikan permohonan maaf atas musibah ini. Di dalam pesawat Sriwijaya Air yang mengalami kecelakaan itu juga memuat kru Nam Air lengkap. Mulai dari pilot hingga pramugari yang rencananya akan terbang bersama anak saya. Tujuannya ke mana saya tidak tahu," katanya menjelaskan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Janji Manajemen Sriwijaya Bakal Tanggung Jawab ke Keluarga Korban SJ 182
-
Ikatan Pilot Indonesia Beri Arahan untuk Investigasi Teknis Sriwijaya Air
-
Permintaan Penumpang Sriwijaya Air SJ 182: Dipakaikan Baju Putih Saja
-
Satu Keluarga dari Pinrang Jadi Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air
-
Chef Aiko Sholat Gaib, Syifa Mila Selebgram Pontianak Korban Sriwijaya Air
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus