SuaraSumbar.id - Sebelum menjelma menjadi kota wisata, Bukittinggi dulunya hanya sebuah Nagari (desa) bernama Kurai v Jorong yang penduduk awalnya berasal dari perpindahan 13 orang Niniak Mamak Pariangan, Tanah Datar (kaki Gunung Marapi sebelah Selatan).
Dilansir dari Klikpositif.com - jaringan Suara.com yang juga mengutip Boekittinggi Tempo Doeloe karya Zulqayyim, awalnya, para Niniak itu mengitari kaki Gunung Marapi arah timur, lalu berbelok arah ke utara. Di sini, mereka manaruko (membangun kehidupan baru) hingga melahirkan pemukiman awal yang dinamakan Koto Jolang.
Koto Jolang dikembangkan oleh 13 Ninik itu hingga menjadi sebuah perkampungan yang diberi nama sesuai jumlah mereka, yakni Jorong Tigo Baleh. Kemudian, mereka berpencar dan mendirikan 4 Jorong lagi yang akhirnya lahirlah nagari bernama Kurai.
Penduduknya pun disebut 'Urang Kurai'. Setelah itu perkembangan mulai terus berkembang seiring hadirnya pasar di kawasan bukit paling tinggi yakni Bukit Kubangan Kabau. Berawal dari itulah nama Bukittinggi melekat sampai hari ini.
Di zaman penjajahan Belanda hingga awal kemerdekaan Republik Indonesia, Bukittinggi terus berkembang menjadi Kota penting di Sumatera. Bahkan, Bukitinggi pernah menjadi ibu kota Provinsi Sumatera Tengah dan ibu kota Indonesia era PDRI.
Tahun 1988, Pemerintah Kota Bukittinggi memutuskan tanggal 22 Desember 1784 sebagai awal mula berdirinya kota wisata itu. Tanggal 22 Desember disebut memenuhi kriteria historis dari Bukittinggi. Hari ini, Bukittinggi genap berusia 236 tahun.
Berita Terkait
-
Taiwan Tangguhkan Penempatan PMI, DPR: Pemerintah harus Selesaikan
-
Senang Kembali ke Timnas, Rachmat Irianto Bertekad Tembus Skuat Utama
-
Jokowi Tak Usah Pikirkan Hari Baik untuk Reshuffle, yang Penting Kualitas
-
Kiat Mitsubishi Menjaga Harga Jual Kembali Agar Tetap Tinggi
-
Persiapan SEA Games 2021, Shin Tae-yong Gembleng Fisik Pemain Timnas
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Izin BPR Suliki Gunung Mas Dicabut, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah
-
Ribuan Warga Agam Masih Mengungsi, Dampak Banjir Bandang dan Longsor Belum Tuntas!
-
CEK FAKTA: Tautan Pendaftaran CPNS Dinas Perhubungan 2026 Viral di Medsos, Benarkah Resmi Dibuka?
-
Kondisi Nenek Saudah Penolak Tambang di Pasaman yang Dianiaya, Masih Dirawat di RS
-
Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas, Menag Era Jokowi Resmi Tersangka Korupsi Kuota Haji