3 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Sebaiknya Dihindari

Ahli gastroenterologi menyampaikan tiga hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah makan malam.

Suhardiman
Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:18 WIB
3 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Sebaiknya Dihindari
Ilustrasi makan malam. (Tim Desain Suara.com)
Baca 10 detik
  • Ahli gastroenterologi Edmundo Rodriguez-Frias menyatakan bahwa berbaring dua hingga tiga jam setelah makan malam memicu refluks asam dan mulas.
  • Savita Srivastava menjelaskan bahwa langsung berlari setelah makan malam dapat mengalihkan aliran darah serta menyebabkan kram perut dan diare.
  • Michael Bass mengungkapkan bahwa konsumsi alkohol sebelum tidur mengendurkan katup kerongkongan, sehingga memicu refluks dan mengganggu kualitas tidur.

SuaraSumbar.id - Makan malam merupakan waktu penting untuk memenuhi kebutuhan energi sebelum tubuh beristirahat. Namun, bukan hanya jenis makanan yang perlu diperhatikan, melainkan juga kebiasaan setelah makan malam.

Kebiasaan setelah makan malam dapat berpengaruh pada kenyamanan pencernaan serta tidur bagi sebagian orang.

Meskipun tidak ada satu kebiasaan yang bisa menjamin pencernaan yang sempurna, beberapa penyesuaian dapat membantu mengurangi pemicu masalah pencernaan dan mendukung tidur malam yang lebih nyaman.

Ahli gastroenterologi menyampaikan tiga hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah makan malam.

1. Berbaring setelah makan malam

Berbaring terlalu cepat setelah makan malam bisa menyebabkan asam lebih mudah naik kembali ke kerongkongan dan kondisi ini dapat memicu mulas di malam hari, yang mengganggu tidur.

"Salah satu kebiasaan buruk yang harus dihindari adalah berbaring sekitar dua hingga tiga jam setelah makan," kata ahli gastroenterologi Edmundo Rodriguez-Frias, M.D, melansir Antara, Minggu, 2 Agustus 2026.

Berbaring tepat setelah makan bisa membuat berat badan menarik bagian bawah kerongkongan dan menyebabkan masalah pencernaan seperti refluks asam atau mulas.

"Tetap tegak setelah makan akan memberi waktu pada perut Anda untuk mencerna makanan dengan benar dan membantu memastikan anda tidur dengan nyaman," ujarnya.

Solusi praktisnya adalah menyelesaikan makan malam lebih awal dan mengisi waktu sebelum tidur dengan kegiatan yang memungkinkan posisi badan tetap tegak seperti merapikan dapur, berjalan-jalan santai, atau membaca.

2. Langsung berolahraga lari setelah makan malam

Ahli gastroenterologi Savita Srivastava, M.D. mengatakan bahwa setelah makan tubuh berada dalam mode "istirahat dan mencerna", sehingga energi dan aliran darah dapat diarahkan ke usus untuk pencernaan dan penyerapan nutrisi yang optimal.

"Lari membuat tubuh Anda memasuki mode 'bertarung atau lari' untuk mengalihkan aliran darah ke sistem muskuloskeletal," katanya.

"Ini berarti usus kekurangan oksigen dan energi ketika sangat membutuhkannya, yang menyebabkan kram perut dan diare pelari yang mengganggu," sambungnya.

Kalau ingin berolahraga sungguh-sungguh, sebaiknya menunggu beberapa jam setelah makan kenyang sebelum berlari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini