- Klaim token gratis 2026 viral yang bersumber dari unggahan Facebook palsu.
- PLN menegaskan tidak ada program token gratis, informasi resmi dibantah.
- Konten impostor berpotensi mencuri data pribadi melalui tautan pendaftaran palsu.
SuaraSumbar.id - Isu token listrik gratis 2026 kembali ramai dibicarakan di media sosial. Sebuah unggahan Facebook dari akun bernama “POWER PLN” memicu perhatian warganet setelah mengklaim adanya pembagian token listrik gratis senilai Rp300 ribu untuk masyarakat pada tahun 2026.
Klaim tersebut disertai tautan pendaftaran yang disebut-sebut sebagai akses resmi dari PLN. Unggahan terkait token listrik gratis 2026 itu muncul pada Minggu (18/1/2026).
Dalam narasinya, akun tersebut menuliskan, “Di tahun 2026 PLN Bagi-bagi token listrik gratis sebesar Rp. 300.000, Ayo buruan segera daftarkan dan klaim token gratisnya”.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarakan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, saat tautan dalam unggahan diakses, pengguna diarahkan ke sebuah halaman berisi formulir digital. Formulir itu meminta pengisian data pribadi, mulai dari nama lengkap, alamat, hingga nomor Telegram.
Tim Cek Fakta juga menelusuri kebenaran program token listrik gratis 2026 melalui mesin pencarian Google dengan kata kunci “program token listrik gratis dari pln tahun 2026”.
Hasil penelusuran justru mengarah pada klarifikasi resmi dari PT PLN (Persero) yang sebelumnya telah disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka.
Dalam unggahan akun Instagram “pln_id”, PLN menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. “PLN tidak pernah memberikan token listrik gratis melalui program apapun,” tulis akun Instagram “pln_id” pada Januari 2025. Pernyataan ini sekaligus membantah klaim adanya program token listrik gratis 2026 yang beredar di media sosial.
PLN juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar di luar saluran resmi.
Untuk memastikan kebenaran informasi, masyarakat diminta hanya mengakses kanal resmi PLN, yakni Instagram “pln_id”, Facebook “PLN”, X “_pln_id”, serta laman resmi www.pln.co.id atau aplikasi PLN Mobile.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta tersebut, unggahan mengenai token listrik gratis 2026 yang disertai tautan pendaftaran dinyatakan tidak valid.
Konten tersebut dikategorikan sebagai konten tiruan atau impostor content, karena mencatut nama PLN dan berpotensi digunakan untuk mengumpulkan data pribadi masyarakat secara tidak sah.