Benarkah Fenomena Aurora Muncul di Langit Kota Padang? Ini Penjelasan BMKG

Fenomena cahaya di langit Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), yang disebut-sebut menyerupai fenomena aurora, jadi perbincangan netizen.

Riki Chandra
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:42 WIB
Benarkah Fenomena Aurora Muncul di Langit Kota Padang? Ini Penjelasan BMKG
Aurora via AI [Dok. Gemini AI]
Baca 10 detik
  •  BMKG pastikan cahaya langit Padang bukan aurora, melainkan polusi cahaya.

  • Pantulan lampu kota ke awan rendah menyebabkan cahaya tampak berpendar.

  • Letak Padang dekat khatulistiwa membuat kemunculan aurora asli hampir mustahil.

SuaraSumbar.id - Fenomena cahaya di langit Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), yang disebut-sebut menyerupai fenomena aurora, jadi perbincangan netizen. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/1/2026) malam.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan, angkat suara terkait kejadian ini. Ia memastikan cahaya yang muncul di langit Kota Padang tersebut bukan sebuah fenomena aurora.

Menurut Decky, ada beberapa kemungkinan penjelasan ilmiah yang paling logis di antaranya refleksi lampu kota pada awan atau light pillars/light pollution, polusi cahaya.

"Penyebab paling umum untuk fenomena seperti ini adalah pantulan cahaya dari sumber di darat," ujar Decky, Kamis (15/1/2026).

Ia mengungkap pantulan cahaya itu bisa bersumber seperti dari lampu stadion, lampu sorot proyek, atau lampu jalan yang sangat terang. Pantulan cahaya itu kemudian ke lapisan awan rendah yang mengandung kristal es atau butiran air yang padat.

"Mengapa terlihat seperti aurora? Jika awan tersebut bergerak atau memiliki ketebalan yang berbeda-beda, pantulan cahaya akan tampak berpendar, bergoyang, atau memiliki gradasi warna yang menyerupai aurora," jelasnya.

Decky menambahkan, pada malam kejadian terpantau dari citra radar cuaca kondisi Kota Padang cerah berawan dan terdapat awan rendah yang merupakan kondisi ideal bagi terciptanya polusi cahaya.

"Kota Padang seringkali memiliki kelembapan tinggi. Jika terdapat awan altocumulus atau stratus yang tipis namun luas, cahaya dari bawah akan terpantul dengan sangat jelas," ungkapnya.

"Mengingat Padang berada di dekat garis khatulistiwa, sangat kecil kemungkinan itu adalah aurora asli (aurora borealis/australis). Karena aurora hanya terjadi di wilayah kutub bumi," sambung Decky.

Kontributor: Saptra S

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini