Apa Dampak Buruk Makan Cokelat Sebelum Tidur? Ini Kata Ahli Gizi

Kebiasaan mengonsumsi cokelat sebelum tidur justru dapat memperburuk gangguan tersebut karena kandungan zat stimulan di dalamnya.

Riki Chandra
Jum'at, 17 Oktober 2025 | 16:41 WIB
Apa Dampak Buruk Makan Cokelat Sebelum Tidur? Ini Kata Ahli Gizi
Ilustrasi cokelat hitam (pexels/Vie Studio)
Baca 10 detik
  •  Cokelat sebelum tidur dapat menurunkan kualitas tidur secara signifikan.

  • Kandungan kafein dan teobromin ganggu ritme alami tubuh tidur.

  • Hindari konsumsi cokelat empat jam sebelum tidur malam hari.

SuaraSumbar.id - Kebiasaan menikmati cokelat sebelum tidur mungkin terasa menyenangkan bagi sebagian orang. Namun, di balik rasanya yang manis, camilan ini ternyata bisa berdampak buruk terhadap kualitas tidur.

Dikutip dari Eatingwell, sekitar 37 persen orang dewasa diketahui mengalami kesulitan mendapatkan istirahat yang cukup.

Menurut para ahli, kebiasaan mengonsumsi cokelat sebelum tidur justru dapat memperburuk gangguan tersebut karena kandungan zat stimulan di dalamnya.

Cokelat berasal dari biji kakao yang secara alami mengandung dua jenis stimulan utama, yaitu kafein dan teobromin. Kedua zat ini dikenal mampu meningkatkan kewaspadaan dan membuat tubuh sulit untuk beristirahat.

“Kandungan kafein bervariasi terutama oleh kandungan kakao,” ujar ahli nutrisi dan gizi Brannon Blount, dikutip dari Antara, Jumat (17/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa semakin gelap warna cokelat, maka semakin tinggi kadar kafeinnya karena cokelat hitam mempertahankan lebih banyak senyawa alami dari biji kakao.

Blount menambahkan, meski jumlah kafein dalam cokelat tergolong kecil, efeknya tetap bisa mengganggu tidur, terutama jika dikonsumsi menjelang waktu istirahat.

Hal ini diperkuat oleh ahli nutrisi lainnya, Sheila Patterson, yang menyarankan agar seseorang menghindari makanan dan minuman berkafein setidaknya empat jam sebelum tidur.

Selain itu, cokelat juga mengandung teobromin, stimulan ringan yang bisa memengaruhi ritme tidur. Dampak ini semakin terasa jika yang dikonsumsi adalah cokelat hitam, karena kandungan teobrominnya lebih tinggi dibandingkan cokelat susu.

Meski cokelat susu memiliki kadar kafein dan teobromin yang lebih rendah, kandungan gula di dalamnya justru bisa menimbulkan masalah lain.

“Gula dapat memengaruhi kualitas tidur dengan menyebabkan lonjakan dan penurunan gula darah, yang dapat menyebabkan terbangun di malam hari,” jelas Blount.

Dengan demikian, para ahli menyarankan untuk menghindari kebiasaan makan cokelat sebelum tidur agar tubuh mendapatkan waktu istirahat yang optimal dan berkualitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini