Waduh! Harimau Sumatera Berkeliaran di Kantor BRIN Agam, BKSDA Sumbar Siaga Satu

Seekor harimau sumatera terekam CCTV masuk ke kawasan perkantoran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kabupaten Agam.

Riki Chandra
Kamis, 16 Oktober 2025 | 12:03 WIB
Waduh! Harimau Sumatera Berkeliaran di Kantor BRIN Agam, BKSDA Sumbar Siaga Satu
Penampakkan Harimau Sumatera di kawasan perkantoran BRIN Agam. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  •  Harimau Sumatera masuk kawasan BRIN Agam hingga BKSDA tetapkan siaga satu.

  • Tim gabungan dikerahkan untuk pemantauan dan evakuasi warga sekitar.

  • BKSDA Sumbar gunakan drone termal deteksi pergerakan satwa liar.

SuaraSumbar.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat (BKSDA Sumbar) menetapkan siaga satu setelah seekor harimau sumatera terekam CCTV masuk ke kawasan perkantoran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kabupaten Agam.

Satwa dilindungi dengan nama latin panthera tigris sumatrae itu masuk area Koto Tabang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh.

"Kita menetapkan siaga satu setelah harimau sumatera masuk ke kawasan perkantoran BRIN di Agam, tepatnya di Koto Tabang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh," kata Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, Kamis (16/10/2025).

Ade menjelaskan, satwa dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya itu terekam kamera CCTV milik BRIN pada Rabu (15/10/2025) dini hari.

Dalam rekaman tersebut, harimau tampak mengelilingi gedung perkantoran dan kemudian menuju bagian belakang kantor. "Harimau terekam di sejumlah titik CCTV milik kantor BRIN," ujarnya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, BKSDA Sumbar langsung menurunkan tim gabungan yang terdiri dari petugas BKSDA, Centre for Orangutan Protection (COP), Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Pasia Laweh, Pagari Baring, Pagari Salareh Aia, serta mahasiswa Kehutanan Universitas Negeri Riau (UNRI). Mereka dikerahkan untuk melakukan penanganan dan pemantauan langsung di lokasi.

Petugas di lapangan telah meminta masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan itu untuk segera menghentikan kegiatan demi keamanan. Selain itu, satu keluarga yang berada di area tersebut juga telah dievakuasi.

"Usai warga menghentikan kegiatan di kebun, kami langsung melakukan pemantauan di lokasi untuk mencari keberadaan satwa tersebut," kata Ade.

Pemantauan intensif dilakukan hingga malam hari di kawasan kantor BRIN Agam. Untuk memperluas jangkauan pengawasan, BKSDA Sumbar juga menggunakan drone termal guna mendeteksi keberadaan harimau sumatera tersebut di area sekitar.

Langkah sigap ini diambil guna mencegah terjadinya konflik antara satwa liar dengan manusia, sekaligus memastikan keamanan masyarakat di wilayah Palupuh dan sekitarnya tetap terjaga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini