SuaraSumbar.id - Pertandingan pekan ke-15 Liga 1 2024/2025 antara Semen Padang FC dan Persebaya Surabaya di Stadion GOR H. Agus Salim, Kota Padang, pada Minggu (15/12/2024), berakhir imbang tanpa gol.
Meski tampil dominan dan menghadapi Persebaya yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-67, Kabau Sirah gagal memanfaatkan peluang untuk meraih poin penuh.
Babak Pertama: Dominasi Tanpa Gol
Semen Padang memulai pertandingan dengan agresivitas tinggi, menciptakan peluang emas sejak menit kedua melalui situasi tendangan pojok.
Baca Juga:Semen Padang FC Mendominasi, Tetap Mentok 0-0 Lawan 10 Pemain Persebaya
Peluang demi peluang kembali tercipta, termasuk dari Bruno Dybal pada menit ke-11 dan menit ke-23.
Namun, penjaga gawang Persebaya, Ernando Ari, tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting.
Cornelius Stewart nyaris membuka skor pada menit ke-29, tetapi tembakannya melambung di atas mistar.
Upaya Gala Pagamo pada menit ke-36 juga berhasil ditepis Ernando. Hingga turun minum, skor tetap kacamata meski Semen Padang mencatat dominasi penuh.
Babak pertama juga diwarnai dua kartu kuning, masing-masing untuk Geno Nofiansyah (Semen Padang) pada menit ke-20 dan Arief Catur (Persebaya) pada menit ke-42.
Baca Juga:Drama 10 Pemain, Persebaya Tahan Imbang Semen Padang FC
Pelanggaran keras terhadap Rosad Setiawan sempat memaksa kapten Semen Padang ditandu keluar lapangan, namun ia kembali bermain setelah mendapatkan perawatan.
Babak Kedua: Drama Kartu Merah dan Peluang yang Terbuang
Memasuki babak kedua, Semen Padang terus menekan, tetapi peluang emas pada menit ke-49 gagal dimanfaatkan.
Drama terjadi pada menit ke-67 ketika bek Persebaya, Ardi Idrus, mendapat kartu merah usai meninjau VAR atas pelanggaran terhadap Gala Pagamo.
Kendati unggul jumlah pemain, Semen Padang gagal memanfaatkan keunggulan tersebut.
Peluang dari Muhammad Iqbal pada menit ke-85 kembali dimentahkan oleh Ernando Ari, yang menjadi bintang laga dengan penyelamatan krusialnya.
Di penghujung laga, Persebaya nyaris mencuri kemenangan lewat aksi Flavio G. Silva. Namun, tendangan Flavio melebar, memastikan skor akhir tetap 0-0.
Pergantian Pemain yang Strategis
Kedua pelatih melakukan beberapa pergantian untuk menyegarkan permainan. Coach Eduardo Almeida memasukkan Muhammad Iqbal dan Melcior Leideker, sementara Coach Paul Munster dari Persebaya mengganti Toni Firmansyah dengan Gilson Costa serta Malik Risaldi dengan Riswan Lauhin.
Komentar Pelatih
Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, menyayangkan banyaknya peluang emas yang terbuang.
“Kami menciptakan banyak peluang, tetapi penyelesaian akhirnya tidak maksimal. Kami harus belajar memanfaatkan situasi seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Paul Munster memuji perjuangan timnya. “Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-67 bukanlah situasi mudah, tetapi anak-anak menunjukkan karakter luar biasa untuk membawa pulang satu poin dari Padang,” katanya.
Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya tetap memuncaki klasemen sementara Liga 1, sementara Semen Padang FC masih harus berjuang di papan bawah.
Meski dominan, Kabau Sirah harus bekerja keras memperbaiki penyelesaian akhir agar bisa memanfaatkan peluang di laga-laga mendatang.
Kontributor : Rizky Islam