Semen Padang FC Usul Format Baru BRI Liga 1: 2 Kandang, 2 Tandang

Win berharap operator liga dapat mengevaluasi sistem yang ada demi efektivitas kompetisi dan kesehatan para pemain.

Chandra Iswinarno
Minggu, 15 Desember 2024 | 16:07 WIB
Semen Padang FC Usul Format Baru BRI Liga 1: 2 Kandang, 2 Tandang
CEO Semen Padang FC Win Bernadino meninjau Stadion Haji Agus Salim Kota Padang (ANTARA/ HO MO Semen Padang FC)

SuaraSumbar.id - Manajemen Semen Padang FC mengusulkan perubahan jadwal kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 dengan menerapkan format dua laga kandang dan dua laga tandang dalam setiap siklus pertandingan.

Usulan ini muncul setelah tim merasakan dampak negatif dari padatnya jadwal yang hanya memberi waktu istirahat singkat antara pertandingan.

CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, menyampaikan bahwa jadwal yang terlalu rapat menjadi kendala tidak hanya bagi timnya, tetapi juga bagi banyak klub lain di liga.

“Setelah pertandingan melawan Persija, kami hanya mendapatkan waktu istirahat satu hari sebelum harus terbang menghadapi Madura United. Kemudian, setibanya di Padang, kami langsung mempersiapkan diri untuk melawan Persebaya Surabaya,” ungkap Win.

Baca Juga:Puasa Kemenangan 4 Bulan Berakhir! Fakta-fakta Semen Padang FC Kalahkan Madura United

Jadwal Padat Menghambat Persiapan

Semen Padang FC, yang dijuluki Kabau Sirah, baru saja menghadapi Persija Jakarta di Stadion GOR H Agus Salim Padang pada Jumat (6/12).

Usai laga tersebut, tim hanya memiliki waktu istirahat satu hari sebelum melakukan perjalanan panjang ke Madura untuk menghadapi Madura United pada Selasa (10/12).

Setelah itu, mereka kembali ke Padang untuk mempersiapkan pertandingan melawan Persebaya Surabaya, pemuncak klasemen sementara, pada Minggu (15/12).

Setelah laga melawan Persebaya, tim dijadwalkan kembali berangkat ke Kediri untuk menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya pada Sabtu (21/12).

Baca Juga:Pecah Telur! Semen Padang FC Akhiri Paceklik Kemenangan di Liga 1

Jadwal ini memberikan jeda istirahat yang sangat singkat bagi para pemain, yang berpotensi menurunkan kebugaran dan meningkatkan risiko cedera.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Bola

Terkini