224 Bencana Alam di Agam Renggut 24 Nyawa, Mayoritas Longsor dan Banjir

BPBD Kabupaten Agam mencatat sebanyak 224 bencana alam melanda wilayah tersebut sepanjang Januari hingga September 2024.

Riki Chandra
Kamis, 05 Desember 2024 | 19:48 WIB
224 Bencana Alam di Agam Renggut 24 Nyawa, Mayoritas Longsor dan Banjir
Tumpukan material tanah longsor yang menimbun badan jalan Jorong Limo Badak, Nagari atau Desa Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumbar, Sabtu (11/5/2024). [Antara/HO-BPBD Agam]

SuaraSumbar.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Agam) Sumatera Barat (Sumbar), mencatat sebanyak 224 bencana alam melanda wilayah tersebut sepanjang Januari hingga September 2024. Jenis bencana yang dominan adalah tanah longsor, banjir, banjir bandang, dan pohon tumbang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Ichwan Pratama Danda mengatakan, bencana tersebut tersebar di 16 kecamatan.

"Selama triwulan tiga 2024, kami menangani 42 kejadian bencana yang terjadi di 10 kecamatan," katanya di Lubuk Basung, Kamis (5/12/2024).

Sebelumnya, pada triwulan pertama dari Januari hingga Maret 2024, tercatat 91 kejadian bencana di 16 kecamatan.

Jumlah yang sama juga terjadi pada triwulan kedua, yakni dari April hingga Juni 2024. Secara keseluruhan, total 224 bencana alam terjadi di Kabupaten Agam hingga September 2024.

Korban jiwa akibat bencana alam ini mencapai 24 orang, mayoritas disebabkan oleh banjir lahar dingin Gunung Marapi dan longsor yang melanda sejumlah kawasan di daerah itu.

"Upaya tanggap darurat dilakukan untuk meminimalisir kerugian dan korban," tambah Ichwan.

BPBD Agam terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada saat curah hujan tinggi disertai angin kencang. Warga diimbau untuk menghindari daerah rawan seperti perbukitan dan dataran rendah selama kondisi cuaca ekstrem.

"Kami juga memberikan edukasi saat pertemuan dengan warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana," jelasnya.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, BPBD Agam menangani 241 bencana alam yang tersebar di 15 kecamatan. (antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini