Pembunuhan Berencana atau Spontan?
Dalam rekonstruksi, terungkap bahwa IS menjerat leher korban selama kurang lebih 15 menit hingga korban tak sadarkan diri.
Setelah memastikan korban tak lagi bergerak, IS menyeret tubuh korban menuju tanjakan kecil yang mengarah ke hutan, yang menjadi lokasi penguburan korban.
Menurut Ahmad Faisol, selama rekonstruksi berlangsung, pihaknya menemukan adanya perubahan jumlah adegan dari 66 menjadi 79 adegan.
Baca Juga:Berkas Lengkap, Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman Segera Disidang
Perubahan ini mengindikasikan adanya aksi-aksi tambahan dari tersangka yang belum tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) awal.
"Ada beberapa perlakuan tersangka terhadap korban yang harus dipaparkan secara mendetail. Oleh karena itu, jumlah adegan bertambah agar dapat memberikan gambaran utuh mengenai tindakan tersangka terhadap korban," ungkapnya.
Delapan Lokasi Kejadian Perkara yang Diselidiki
Rekonstruksi yang dilakukan mencakup delapan TKP berbeda, mulai dari lokasi pertemuan awal hingga tempat penguburan korban. Berikut rangkuman TKP berdasarkan urutan kejadian:
1. TKP 1: Warung tempat IS pertama kali melihat dan membeli gorengan korban.
2. TKP 2: Lokasi IS menghadang dan menyeret korban ke semak-semak.
3. TKP 3: Tempat penemuan jilbab korban.
4. TKP 4: Pondok di area pemakaman umum, tempat IS melakukan pemerkosaan.
5. TKP 5: Lokasi IS menjatuhkan korban dari tebing untuk dibawa ke lokasi penguburan.
6. TKP 6: Tempat penguburan korban di tengah hutan.
7. TKP 7: Lokasi IS mengambil cangkul.
8. TKP 8: Tempat IS membuang cangkul setelah mengubur korban.
Baca Juga:Rekonstruksi Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan, Tersangka Peragakan 7 Adegan Keji
Koordinasi dengan Jaksa dan Pendalaman Motif