Ancaman Gempa Megathrust Jangan Bikin Masyarakat Makin Panik, Ini Saran Pakar

Masyarakat diminta tidak khawatir berlebihan menghadapi potensi gempa Megathrust. Namun, perlu fokus pada upaya membangun kesiapan diri.

Riki Chandra
Minggu, 25 Agustus 2024 | 12:59 WIB
Ancaman Gempa Megathrust Jangan Bikin Masyarakat Makin Panik, Ini Saran Pakar
Ilustrasi Gempa Megathrust (unsplash)

SuaraSumbar.id - Pakar gempa dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Gayatri Indah Marliyani, menekankan pentingnya kesiapan masyarakat menghadapi potensi gempa Megathrust yang diprediksi dapat mengguncang Indonesia.

Dia meminta agar masyarakat tidak khawatir berlebihan. Namun, perlu fokus pada upaya membangun kesiapan diri.

Gayatri mengungkapkan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah memahami posisi masing-masing terhadap potensi bencana.

“Jangan menunggu bencana terjadi baru reaktif, tetapi siapkan diri selalu,” katanya, dikutip dari Antara, Minggu (25/8/2024).

Gayatri menjelaskan, bahwa gempa Megathrust umumnya terjadi di batas zona subduksi antara dua lempeng, yaitu lempeng benua dan lempeng samudera.

Lempeng yang tidak bergerak akan menimbun energi yang besar, dan ketika dilepaskan, akan menyebabkan gempa besar yang berpotensi menimbulkan tsunami.

Sebagai dosen Teknik Geologi UGM, Gayatri mengingatkan bahwa gempa Megathrust terbesar yang pernah tercatat terjadi di zona subduksi Valdivia, Chile Selatan, dengan magnitudo 9,5.

Di Indonesia, zona subduksi aktif meliputi area selatan Pulau Jawa yang memanjang dari barat Sumatera hingga Selat Sunda, serta area timur Pulau Jawa dan selatan Pulau Lombok.

Sementara itu, Peneliti Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) UGM, Galih Aries Swastanto, menekankan bahwa pemerintah perlu memperhatikan penanggulangan bencana gempa Megathrust sesuai dengan Undang-Undang tentang Penanggulangan Bencana.

Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab dan wewenang pemerintah, dan penting untuk dilakukan penanganan baik sebelum, saat, maupun setelah kejadian bencana.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai pengetahuan kebencanaan dan cara-cara penanggulangannya juga perlu digalakkan. Galih juga menggarisbawahi bahwa layanan kebencanaan adalah layanan dasar yang harus diutamakan, meskipun terkadang terkendala anggaran.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, sebelumnya juga mengingatkan pemerintah daerah untuk menyiapkan tata ruang yang aman dan mampu menampung masyarakat sebagai upaya mitigasi jika terjadi gempa Megathrust di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak