Menurut Iptu Nanang, pihaknya sempat berhasil melacak handphone milik korban yang dicuri pelaku. Namun, handphone itu sudah digadaikan. "Handphone korban digadaikan untuk membeli bensin mobil. Ada 20 liter, sekitar Rp 200 ribu. Sudah kami sita handphone itu," katanya.
Hasil penyelidikan, para pelaku terakhir terlacak di Muaro Labuh, Kabupaten Solok. "Pelaku sudah kami identifikasi. Kami maksimalkan, semoga pelaku segera dapat ditangkap," ujarnya.
Kontributor: Saptra S