Meski begitu, berdasarkan aturan standar stadion yang ditetapkan PT LIB selaku regulator liga, maka Stadion Haji Agus Salim memang harus direnovasi agar layak sebagai pentas pertandingan Liga 1.
Mulai dari rumput lapangan, bench, kursi penonton tribun terbuka, ruang ganti pemain, papan skor digital, penambahan lampu, videotrone, dan lain sebagainya.
"Ini yang kita laporkan kepada gubernur, termasuk soal biaya penyewaan stadion kepada Pemprov Sumbar. Tentu kita sangat berharap dukungan dari Pemprov, karena memang secara historis Semen Padang FC ingin terus berkandang di Stadion H. Agus Salim," ujarnya.