Nasdrun Menggema Usai Anies Baswedan Jadi Capres NasDem, Sudah Terkotak-kotak Politik Identitas Jelang Pilpres 2024

Semboyan Nasdrun menunjukkan sejumlah pihak sudah terpecah. Padahal, Pilpres 2024 saja belum dimulai.

Riki Chandra
Rabu, 12 Oktober 2022 | 11:37 WIB
Nasdrun Menggema Usai Anies Baswedan Jadi Capres NasDem, Sudah Terkotak-kotak Politik Identitas Jelang Pilpres 2024
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat pengumuman deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024 di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Saat ini, kata Heri, Demokrat lebih memilih fokus untuk melakukan perubahan dan perbaikan di masyarakat. Bukan lagi terus-terusan terjebak serangan pendengung atau buzzer.

"Masyarakat ingin adanya sebuah perubahan dan perbaikan, kami mendengarnya secara langsung. Bagaimana harga BBM naik, harga bahan pokok melambung tinggi, itu yang menjadi PR kita bersama. Itu yang harus segera kita pecahkan masalahnya dari hulu maupun hilirnya," beber Heri

"Bukan terjebak kepada narasi buzzer yang hanya bisa merusak tatanan demokrasi Bangsa Indonesia yang sedang on the right track. Kami tegaskan kembali, Demokrat mengusung perubahan dan perbaikan, kepentingan nasional menjadi hal yang mutlak kami perjuangkan,” imbuhnya.

Baca Juga:Heboh Sebutan Nasdrun Setelah Nasdem Deklarasikan Anies Capres, PPP: Pilpres Belum Mulai Sudah Terkotak-kotak

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini