facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penembakan Brutal di Parkiran Gereja di AS, 2 Orang Tewas dan Pelaku Bunuh Diri

Riki Chandra Jum'at, 03 Juni 2022 | 16:35 WIB

Penembakan Brutal di Parkiran Gereja di AS, 2 Orang Tewas dan Pelaku Bunuh Diri
Sejumlah petugas keamanan berada di luar lokasi penembakan massal di sebuah stasiun kereta bawah tanah wilayah Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Selasa (12/4/2022). [Dok.Antara]

Dua orang perempuan tewas di lokasi kejadian. Sedangkan pelaku juga tewas karena menembak dirinya sendiri usai beraksi.

SuaraSumbar.id - Aksi penembakan brutal kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini, peristiwa itu terjadi di tempat parkir sebuah gereja di Negara Bagian Iowa, AS pad Kamis (2/6/2022).

Dua orang perempuan tewas di lokasi kejadian. Sedangkan pelaku juga tewas karena menembak dirinya sendiri usai beraksi.

Penembakan Iowa terjadi tak lama setelah Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato penting soal kekerasan bersenjata api pascapenembakan massal di Buffalo, New York, di Uvalde, Texas, serta di Tulsa, Oklahoma, dalam beberapa pekan terakhir ini.

Sementara itu, pada Kamis juga terjadi satu penembakan lainnya hingga melukai dua orang yang sedang menghadiri sebuah upacara pemakaman di Racine, Wisconsin.

Baca Juga: Penembakan di AS Terjadi Lagi, 3 Orang Termasuk Pelaku Tewas di Parkiran Gereja Iowa

Penembakan Iowa terjadi di luar Gereja Cornerstone, sebuah gereja Kristen fundamentalis di bagian timur Kota Ames, saat suatu kegiatan berlangsung, kata Nicholas Lennie, wakil kepala kantor Sherif Story County.

Ketika para petugas tiba di lokasi kejadian, mereka mendapati tiga orang dalam keadaan tak bernyawa, kata Lennie.

Lennie menambahkan bahwa dirinya tidak bisa memberikan keterangan soal hubungan di antara ketiga orang yang meninggal tersebut.

"Kejadian ini tampaknya merupakan insiden tunggal, oleh satu penembak," ujarnya.

Beberapa saat sebelumnya, Presiden Biden mendesak Kongres agar melarang kepemilikan senjata serbu, memperketat pemeriksaan, serta menerapkan pengendalian senjata guna menangani permasalahan penembakan massal.

Baca Juga: Ikut Sidang Pengendalian Senjata, Anggota DPR AS Pamer Pistol

"Cukup sudah!," Biden menegaskan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait