"Saya pun juga bertanya. Kenapa gubernur harus memilih kepala daerah menjadi PHD tersebut. Ini tidak sesuai etika dan dan tata kelola pemerintahan," tuturnya.
"Tidak harus kepala daerah yang dipilih. Bisa Sekretaris atau Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) yang sesuai dengan bidangnya," katanya lagi.
Seperti diketahui, Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra terpilih sebagai PHD Sumbar setelah mengikuti seleksi yang digelar Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumbar.
"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh bapak dan ibu yang hadir. Dalam momentum berbuka puasa ini sekaligus kami memohon restu untuk keberangkatan menunaikan ibadah haji dan doakan sehat selama melaksanakan ibadah nantinya," kata Ramadhani di Solok saat menghadiri buka puasa sunnah bersama ASN di Solok, dikutip dari Antara.
Baca Juga:Mundur dari Petugas Haji, Hendri Septa Batal Tinggalkan Kota Padang 40 Hari Gegara Ini
Menurutnya, amanah tersebut merupakan sebuah anugerah yang besar serta tanggungjawab yang harus dijalankan dengan baik dan melaksanakannya dengan ikhlas.
"Doakan agar saya amanah menjalankan tanggungjawab pada saat melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekah nantinya,” ujar dia.
Kontributor : B Rahmat