"Langsung periksa media sosial dan group WhatsApp, ternyata tidak berpotensi Tsunami jadi kami cukup lega," terangnya.
Sementara itu Hendri, (35) warga Kecamatan Palembayan mengaku sangat cemas, hal itu mengingat lokasi gempa sebelumnya sangat dekat dari tempat tinggalnya. "Kemarin kan gempa di Pasaman, sangat terasa, kami takut terjadi lagi," tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan belum ada informasi kerusakan yang terjadi serta korban jiwa di Kabupaten Agam sekitarnya, namun goncangan kuat menjelang subuh tersebut cukup membuat warga setempat panik.
Baca Juga:Penjelasan BMKG Soal Gempa Magnitudo 6,7 Yang Mengguncang Nias Selatan: Akibat Subduksi Lempeng