facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BPS Ungkap Penduduk Miskin di Sumbar Berkurang 30 Ribu Orang

Riki Chandra Senin, 17 Januari 2022 | 16:51 WIB

BPS Ungkap Penduduk Miskin di Sumbar Berkurang 30 Ribu Orang
Grafik penduduk miskin di Sumbar. [Dok.Antara]

Jumlah penduduk miskin di Sumatera Barat (Sumbar) terus mengalami penurunan.

SuaraSumbar.id - Jumlah penduduk miskin di Sumatera Barat (Sumbar) terus mengalami penurunan. Tercatat pada September 2021, penduduk miskin yang sebelumnya bertambah saat pandemi Covid-19, berkurang sebanyak 30 ribu orang.

Data tersebut diungkapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar. "Pada Maret 2021 jumlah penduduk miskin di Sumbar mencapai 370,67 ribu orang atau 6,63 persen, September 2021 turun jadi 339,93 ribu orang atau berkurang sekitar 30 ribu orang," kata Kepala BPS Sumbar, Herum Fajawarti, Senin (17/1/2022).

Menurut Herum, jumlah penduduk miskin pada September 2021 tersebut merupakan yang terendah sejak 2013 atau delapan tahun terakhir.

Ia memaparkan sejumlah faktor yang mempengaruhi turunnya angka kemiskinan di Sumbar yaitu ekonomi Sumbar triwulan III 2021 tumbuh 3,32 persen atau meningkat pesat dibandingkan triwulan III 2020 yang mengalami kontraksi 2,87 persen.

Baca Juga: Terungkap, Siswi SD di Agam Diterkam Buaya di Kawasan Habibat Buaya Muara

Selain itu, pengeluaran konsumsi rumah tangga pada triwulan III 2021 juga tumbuh 3,02 persen atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mengalami kontraksi 4,60 persen.

Ia menyebutkan pada Maret-September 2021 garis kemiskinan naik 1,91 persen dari Rp568.703 per kapita per bulan menjadi Rp579.545 per kapita per bulan.

Komoditas makanan penyumbang kemiskinan di Sumbar pada September 2021 adalah beras, rokok kretek filter, cabai merah dan tongkol.

Namun Indeks Kedalaman Kemiskinan di Sumbar turun 0,081 poin dari 1,043 pada Maret 2021 menjadi 0,962 pada September 2021.

Sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan mengalami penurunan 0,016 poin pada Maret 2021 menjadi 0,225 pada September 2021.

Baca Juga: Siswi SD di Agam Hilang Usai Diterkam Buaya, Sang Kakak Melihat Adiknya Dicengkram dan Diseret

Indeks kedalaman kemiskinan adalah rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung menjauhi garis kemiskinan. Sedangkan Indeks keparahan kemiskinan mengindikasikan ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait