Uji terakhir ICBM atau bom nuklir Korut dilakukan pada 2017, sebelum Kim meluncurkan upaya diplomatik dengan Amerika Serikat dan Korsel --yang kemudian macet.
Namun, Korut terus menguji rudal-rudal balistik jarak dekatnya yang baru, termasuk yang diluncurkan dari kapal selam pada Oktober.
Pidato Kim terakhir tidak menyebut upaya Korsel untuk meneruskan negosiasi yang macet atau tawaran AS untuk melakukan pembicaraan tanpa syarat.
Situasi itu menimbulkan keraguan bagi Presiden Korsel Moon Jae-in untuk mendorong terobosan diplomatik sebelum masa kepemimpinannya berakhir pada Mei.
Baca Juga:Kasus COVID-19 Meroket, Pemerintah Okinawa Pertimbangkan Umumkan Keadaan Darurat
Gedung Putih, Departemen Pertahanan, dan Departemen Luar Negeri AS belum bisa dimintai komentar.
Dalam pengarahan media pada Senin (3/1), juru bicara Deplu Ned Price mengulangi keinginan AS untuk berdialog dengan Korut demi peningkatan keamanan AS dan sekutunya di kawasan itu.
Dia menegaskan lagi bahwa Washington tidak punya niat bermusuhan dengan Korut dan bahwa AS siap menggelar pertemuan tanpa syarat.
Price menolak mengomentari penampilan Kim yang lebih ramping dalam foto yang disiarkan baru-baru ini oleh media resmi Korut.
Dia enggan mengomentari spekulasi tentang kesehatan Kim dengan mengatakan "kita tidak ingin menambah spekulasi itu". (Antara/Reuters)
Baca Juga:Makin Banyak Lelaki Jepang Kencing Sambil Duduk, Ini Alasannya