alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger! Dua Remaja Tewas Tertimpa Runtuhan Rumah Walet

Riki Chandra Senin, 06 Desember 2021 | 09:27 WIB

Geger! Dua Remaja Tewas Tertimpa Runtuhan Rumah Walet
Ilustrasi police line [Shutterstock]

Enam orang remaja dilaporkan tertimpa rumah walet yang ambruk di Dusun Sungai Gantang, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.

SuaraSumbar.id - Enam orang remaja dilaporkan tertimpa rumah walet yang ambruk di Dusun Sungai Gantang, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (5/12/2021). Dua di antaranya tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Korban tewas berinisial YD (15) dan RIS (13). Keduanya meninggal di lokasi peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.15 WIB itu.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi saat kondisi hujan deras disertai angin kencang. "Mereka berteduh di teras rumah walet itu," katanya, Senin (6/12/2021).

Kapolsek Kendawangan Iptu Indrawan menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi korban, Agus (16), dia sedang bersama lima orang lainnya singgah berteduh di rumah walet itu.

Baca Juga: Rumah Walet Ambruk Timpa Enam Remaja, Dua Orang Tewas

Lantaran pada saat itu sedang hujan lebat disertai angin kencang. Sesaat kemudian tiba-tiba bangunan tersebut roboh dan menimpa keenam remaja tersebut.

"Rumah walet yang diketahui milik warga bernama Usu Jeri di Dusun Sungai Gantang. Warga sekitar dan pengendara yang melintas di lokasi kejadian kaget dan langsung bergegas membantu para korban," tutur Kapolsek.

Dari keenam korban yang tertimpa, dua meninggal di lokasi kejadian sedangkan empat lainnya luka-luka. Anggota Polsek yang menerima laporan langsung menuju ke lokasi kejadian dan mengevakuasi para korban untuk dibawa ke Puskesmas Kendawangan.

Selanjutnya petugas mengamankan tempat kejadian dan meminta keterangan beberapa saksi yang mengetahui langsung kejadian itu. Kemudian dua korban meninggal langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka.

Sedangkan empat korban yang mengalami luka berat dan luka ringan masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Kendawangan. (Antara)

Baca Juga: Sopir Truk Perkosa Gadis Tunawicara di Sanggau

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait