facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

TPNPB-OPM Klaim Bakar Pos TNI dan Rumah Sakit Baru di Intan Jaya

Riki Chandra Senin, 15 November 2021 | 09:29 WIB

TPNPB-OPM Klaim Bakar Pos TNI dan Rumah Sakit Baru di Intan Jaya
Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom saat membuat pernyataan melalui kiriman video. (dok Sebby Sambom)

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim telah membakar pos TNI di Intan Jaya, Papua.

SuaraSumbar.id - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim telah membakar pos TNI di Intan Jaya, Papua pada Minggu (14/11/2021).

Selain pos TNI, TPNPB-OPM juga menyebut telah membakar satu rumah sakit baru. Hal itu terjadi karena kontak tembak dengan aparat.

Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengatakan, pasukan yang melakukan itu dipimpin oleh Aple Kobogau Dan Aven Kobogau.

Dia menceritakan, awalnya TPNPB-OPM tengah mencari anggota TNI yang bersembunyi di hutan. Tanpa disengaja salah satu anggota TPNPB-OPM membakar rumput dan mengakibatkan kebakaran yang meluas termasuk mengenai pos anggota TNI.

Baca Juga: TPNPB-OPM Klaim Bakar Pos TNI Dan Rumah Sakit Di Intan Jaya Papua

"Membakar pos anggota TNI yang sedang bersembunyi sehingga anggota TNI keluar dan saling baku tembak dengan anggota TPNPB-OPM," kata Sebby dalam laporannya yang diterima Suara.com, Senin (15/11/2021).

Bukan hanya pos anggota TNI, TPNPB-OPM juga membakar satu rumah sakit yang baru dibangun. Kontak senjata tidak dapat terelakan dalam kejadian tersebut.

Sebby menyebut pihaknya belum mengetahui apakah ada korban jiwa akibat dari kontak tembak tersebut.

"Selain itu juga di tempat yang sama anggota TPNPB OPM berasil membakar satu rumah sakit yang baru di bangun, dan terjadi kontak senjata," katanya.

"(dan) di tengah kontak senjata tersebut kami belum memastikan anggota TPNPB-OPM atau masyarakat sipil yang terkena tembakan," imbuh dia.

Baca Juga: TPNPB-OPM Klaim Bakar Pos TNI Dan Rumah Sakit Di Intan Jaya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait