IDI Klaim Indonesia Sudah Lewati Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19

Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Dr Adib Khumaidi menyebutkan bahwa Indonesia sebetulnya sudah melewati gelombang ketiga pandemi Covid-19.

Riki Chandra
Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:15 WIB
IDI Klaim Indonesia Sudah Lewati Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 untuk anak. (Dok. Ema/Suara.com)

SuaraSumbar.id - Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Dr Adib Khumaidi menyebutkan bahwa Indonesia sebetulnya sudah melewati gelombang ketiga pandemi Covid-19.

Sejumlah ahli menyebut gelombang pertama terjadi pada Agustus 2020 pasca libur Lebaran, lalu gelombang kedua pada Januari-Februari 2021 pasca libur akhir tahun, dan Juli-Agustus 2021 pasca libur lebaran ditambah serangan varian delta.

"Kita sebenarnya sudah mengalami gelombang ketiga, ada beberapa pakar yang berbeda pendapat mengatakan bahwa sebenarnya kita sudah melalui gelombang ketiga, karena gelombang kedua itu dianggap pada Agustus tahun lalu, jadi di Juli itu kemarin sudah masuk gelombang ketiga," kata Adib, dikutip dari Suara.com, Minggu (17/10/2021).

Atas kondisi itu, dia berharap tidak ada lagi tenaga medis yang meninggal dunia akibat pandemi Covid-19, situasi pandemi yang kini semakin membaik harus dipertahankan oleh semua pihak agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus.

Baca Juga:IDI: Indonesia Sebenarnya Sudah Melewati Gelombang Ketiga Covid-19

"Jika kita tetap bisa menjaga kewaspadaan, mudah-mudahan tidak ada lagi teman sejawat dan guru-guru kita yang meninggal saat ada Covid-19," tuturnya.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.234.011 orang Indonesia, masih terdapat 18.746 kasus aktif, 4.072.332 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 142.933 jiwa meninggal dunia.

Indonesia juga telah menyuntikkan 107,010,140 dosis (51.38 persen) vaksin pertama dan 62,377,377 dosis (29.95 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Baca Juga:Kasus Covid-19 di Sumut Turun, IDI Minta Mobilitas Warga Diawasi dengan Baik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak