Ilustrasi cuaca panas (Pexels.com/Pixabay)
Baca 10 detik
- Dr. Feni Fitriani Taufik menyatakan pada Senin, 17 Agustus 2026, bahwa debu musim kemarau memicu risiko ISPA.
- Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 676.404 kunjungan pasien ISPA di rumah sakit dari Januari hingga Juli 2026.
- Pencegahan ISPA dilakukan melalui konsumsi vitamin, istirahat cukup, makanan bergizi, serta penggunaan pelindung wajah di luar ruangan.
Menurut informasi yang disiarkan di laman resmi Kementerian Kesehatan, infeksi saluran pernapasan akut bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur.
Paparan polusi udara juga dapat menyebabkan masalah pernapasan dan memicu infeksi saluran napas.
Gejala ISPA antara lain batuk, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, demam, sesak napas, pilek, suara serak atau hilang, sakit kepala, serta nyeri otot dan sendi.
Dokter Feni mengatakan, kalau gejala-gejala itu muncul pada individu dengan kerentanan seperti balita, lansia, penderita penyakit paru-paru, dan penderita penyakit jantung, maka yang bersangkutan sebaiknya segera diperiksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Berita Terkait
-
Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?
-
Musim Kemarau dan Polusi Udara Tingkatkan Risiko ISPA, Ini Saran Dokter
-
Bukan Mengosongkan Pikiran, Meditasi Ini Justru Mengajak Berdamai dengan Gejolak Batin
-
Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah
-
Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
BRI KKB Expo 2026, Kesempatan Baru Miliki Mobil Impian
-
Promo Spesial BRI Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Dituduh Lecehkan Polwan, Kuasa Hukum AKBP F Ungkap Sejumlah Kejanggalan