- Kebakaran melanda Pasar Kayu Tanam, Padang Pariaman, pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 10.00 WIB.
- Peristiwa tersebut menghanguskan 15 unit toko dua lantai semi permanen dan menyebabkan seorang pedagang pingsan.
- Pemerintah mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran, sementara penyebab kejadian masih dalam penyelidikan aparat.
SuaraSumbar.id - Kebakaran melanda kawasan Pasar Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara mengatakan sedikitnya 15 unit toko dua lantai semi permanen hangus dilalap api dalam peristiwa tersebut.
Hingga saat ini petugas masih berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
"Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Pasar Kayu Tanam. Saat ini proses pemadaman masih berlangsung," katanya.
Ia mengatakan bangunan yang terbakar merupakan ruko dua lantai semi permanen dengan kondisi yang telah berusia cukup lama.
"Memang bangunan yang terbakar sudah berusia tua," ujarnya.
Untuk mempercepat proses pemadaman, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran.
"Tujuh unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri atas armada dari Padang Pariaman, Padang Panjang, dan Bukittinggi," katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan seorang pedagang mengalami syok hingga pingsan.
Korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Parit Malintang untuk mendapatkan penanganan medis.
"Ya, ada seorang pedagang pingsan, kemungkinan karena syok. Sekarang telah dievakuasi ke Rumah Sakit Parit Malintang untuk mendapatkan penanganan medis," ungkap Hendra.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti munculnya api.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade
-
Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan
-
Indonesia dan Singapura Bentuk Gugus Tugas Lacak Aliran Dana Pembakar Hutan
-
Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
-
Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap