Suhardiman
Senin, 13 April 2026 | 16:05 WIB
Pemasangan high frequency radar di Kota Padang, Sumatera Barat. [Antara]
Baca 10 detik
  • BMKG memasang alat high frequency radar bantuan Prancis di Kota Padang dan Kota Pariaman, Sumatera Barat.
  • Alat navigasi canggih tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada bulan Mei 2026 untuk mendukung operasional kapal penyeberangan.
  • Pemasangan alat ini hasil kerja sama dengan KKP guna memberikan informasi navigasi serta cuaca secara real-time.

SuaraSumbar.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memasang alat canggih berupa high frequency radar di wilayah pesisir.

Alat canggih bantuan dari Prancis ini dipasang di dua titik strategis, yakni di Kota Padang dan Kota Pariaman, Sumatera Barat. Alat ini diproyeksikan mulai beroperasi pada Mei 2026.

Pemasangan alat tersebut merupakan bagian dari kerja sama antara BMKG dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Tapi nanti memang itu (high frequency radar) bagian dari kerja sama BMKG dengan KKP," kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Padang Panjang Suadi Ahadi, melansir Antara, Senin, 13 April 2026.

Secara umum high frequency radar merupakan alat untuk navigasi bagi kapal-kapal yang akan melintasi perairan di Sumatera Barat, terutama dari Kota Padang menuju Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Alat ini juga dapat dimanfaatkan oleh Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) setempat maupun Mentawai Fast yang membawa penumpang dari Kota Padang ke Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sementara itu, General Manager PT ASDP Padang, Hari Gunanto menyambut baik pemasangan high frequency radar karena dinilai akan sangat membantu informasi seputar navigasi dan penyeberangan kapal.

"Pada prinsipnya ASDP menyambut baik pemasangan alat ini karena kami selalu monitor 24 jam informasi dari BMKG," kata Hari.

Selama ini, ASDP selalu berkoordinasi dan menghimpun informasi dari BMKG sebelum kapal bertolak dari Kota Padang ke Kabupaten Kepulauan Mentawai maupun sebaliknya.

Salah satunya, BMKG akan mengeluarkan prakiraan atau peringatan dini terkait potensi cuaca yang akan terjadi. Informasi ini menjadi rujukan penting bagi ASDP dan kapal sebelum berlayar.

"Dengan adanya alat ini akan sangat membantu kami secara real time," ujar dia.

Load More