Suhardiman
Kamis, 02 April 2026 | 10:19 WIB
Ilustrasi banjir (Pixabay/bohemianbikinia)
Baca 10 detik
  • Banjir melanda Jorong Labuah, Kabupaten Agam pada Rabu, 1 April 2026 akibat luapan sungai setelah curah hujan tinggi.
  • Sebanyak 100 kepala keluarga mengungsi ke rumah warga karena sepuluh rumah terendam dan dinding TK Labuah jebol.
  • BPBD Agam melakukan pendataan serta mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan di daerah tersebut.

SuaraSumbar.id - Bencana banjir melanda Jorong Labuah, Nagari (Desa) Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Rabu, 1 April 2026 sore. Akibatnya, 100 kepala keluarga mengungsi ke rumah warga dan keluarga.

"100 kepala keluarga ini mengungsi di rumah warga dan keluarga yang aman dari banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono, melansir Antara, Kamis, 2 April 2026.

Mereka mengungsi setelah air sungai batang Kumayo meluap setelah badan sungai terjadi pendangkalan dampak banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025. Banjir merendam sebanyak 10 unit rumah warga dengan ketinggian mencapai 50 centimeter.

"Banjir juga menjebol dinding TK Labuah, Kecamatan Tanjung Raya," ujarnya.

Banjir melanda Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya akibat curah hujan cukup tinggi. Warga sekitar sungai langsung mengungsi, karena daerah tersebut merupakan lokasi banjir bandang terjadi pada akhir November 2025.

"Kita telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari untuk pendataan," ungkapnya.

Ia mengimbau warga yang tinggal di lokasi aliran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara segera mengungsi ke lokasi lebih aman saat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu.

Begitu juga pengendara yang melewati daerah rawan longsor dari Kelok 44, Sungai Landia, Panta dan lainnya.

Load More