-
Jalur Lembah Anai dibuka 24 jam selama arus mudik Lebaran.
-
BPJN percepat perbaikan jalan pascabanjir bandang November 2025 lalu.
-
Tiga alat berat disiagakan antisipasi longsor selama arus mudik.
SuaraSumbar.id - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) memastikan jalur Lembah Anai di Sumatera Barat (Sum akan dibuka selama 24 jam bagi kendaraan roda empat selama masa libur Lebaran 2026.
Kebijakan pembukaan jalur Lembah Anai ini berlaku pada ruas Sicincin–Padang Panjang KM 64 mulai H-10 hingga H+10 Idul Fitri guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik masyarakat.
Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, mengatakan pembukaan jalur Lembah Anai selama periode Lebaran dilakukan setelah progres perbaikan jalan menunjukkan perkembangan signifikan.
Ia memastikan jalur tersebut dapat dilalui kendaraan roda empat dengan sistem dua lajur dan dua arah selama periode yang telah ditentukan.
"Mulai H-10 sudah bisa dilakukan pembukaan trafik 24 jam untuk dua lajur dan dua arah. Ini diberlakukan masih untuk kendaraan roda empat dan nanti mengikuti ketentuan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan," kata Elsa Putra Friandi, Jumat (3/2/2026).
Menurut dia, rencana awal pembukaan ruas jalan tersebut sebenarnya dijadwalkan mulai H-7 Idul Fitri. Namun, percepatan pekerjaan yang dilakukan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur membuat pembukaan jalur Lembah Anai dapat dimajukan lebih cepat.
Percepatan ini dilakukan seiring dengan pengerjaan perbaikan jalan yang terus dikebut setelah sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada November 2025.
Bencana tersebut sempat memutus akses di ruas Sicincin–Padang Panjang KM 64 sehingga jalur transportasi utama antara beberapa daerah di Sumatera Barat terganggu.
Elsa Putra menjelaskan bahwa pekerjaan struktur di lokasi terdampak kini telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Pihaknya telah menyelesaikan pekerjaan bore pile pada titik jalan yang sempat terputus sehingga akses jalan kini sudah kembali tersambung.
"Total progres pekerjaan saat ini secara keseluruhan sekitar 44 persen dengan pekerjaan struktur bore pile sendiri telah mencapai 77 persen," sebut dia.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan selama arus mudik dan arus balik Lebaran, BPJN juga menyiagakan sejumlah alat berat di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan karena beberapa titik di kawasan tersebut masih memiliki potensi bencana, terutama longsoran tebing.
Sebanyak tiga unit alat berat disiapkan agar dapat segera digunakan jika terjadi longsor yang menutup badan jalan. Selain itu, petugas juga akan mendirikan posko untuk mendukung pengawasan dan penanganan kondisi darurat selama periode Lebaran.
"Jadi kita siagakan alat berat jika suatu waktu terjadi longsor, petugas bisa langsung melakukan pembersihan di lapangan," tegasnya.
Setelah masa libur Lebaran berakhir, BPJN berencana melakukan evaluasi terhadap penggunaan jalan tersebut. Evaluasi ini akan menjadi dasar untuk menentukan apakah pembukaan jalan secara penuh selama 24 jam dapat dilanjutkan atau memerlukan penyesuaian.
Pasalnya, lokasi tersebut termasuk lima dari 15 titik yang masih membutuhkan dukungan alat berat dalam proses perbaikan pascabencana. Meski demikian, pemerintah memastikan pengerjaan terus dilakukan agar akses transportasi masyarakat kembali normal.
Berita Terkait
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Punya Jarak Tempuh 301 Km Changan Lumin Siap Geser Dominasi Mobil Perkotaan Konvensional
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus
-
Yakin Fundamental Bisnis Tetap Kuat, BRI Lanjutkan Buyback Saham Tahap II