-
Perbaikan Jalan Lembah Anai di Sumbar ditargetkan rampung Juli 2026 sesuai instruksi kementerian.
-
Progres pekerjaan jalan mencapai 44 persen, struktur bore pile 77 persen.
-
Jalur kereta api sekitar lokasi bencana dipastikan tidak dibongkar pemerintah.
SuaraSumbar.id - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan perbaikan Jalan Lembah Anai yang rusak akibat banjir bandang pada akhir November 2025 dapat diselesaikan secara keseluruhan pada Juli 2026.
Proyek perbaikan Jalan Lembah Anai ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah pusat untuk memulihkan konektivitas jalur strategis yang menghubungkan Kota Padang dengan kawasan Sumatera Barat bagian timur.
Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, menyampaikan bahwa proses perbaikan Jalan Lembah Anai dilakukan secara bertahap dengan penguatan struktur di sejumlah titik yang terdampak bencana.
Menurutnya, target penyelesaian pekerjaan tersebut telah ditetapkan sesuai arahan Kementerian Pekerjaan Umum.
"Target rampung keseluruhannya di Juli 2026. Ini sesuai dengan instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Direktorat Jenderal Bina Marga," kata Elsa Putra Friandi, Jumat (6/3/2026).
Elsa menjelaskan, setelah bencana banjir bandang melanda kawasan tersebut, BPJN Sumbar langsung melakukan langkah penanganan awal dengan memperkuat struktur tanah di titik-titik yang terdampak.
Penguatan itu dilakukan menggunakan konstruksi bore pile untuk menjaga stabilitas badan jalan di area rawan gerusan aliran sungai.
Ia mengatakan secara umum proses penguatan struktur telah dilakukan di seluruh titik terdampak beberapa waktu setelah bencana.
Metode konstruksi yang digunakan dalam perbaikan Jalan Lembah Anai masih menggunakan tipe yang sama seperti sebelumnya, namun terdapat beberapa penyesuaian pada dimensi bore pile.
Perubahan dimensi tersebut dilakukan karena di beberapa lokasi ditemukan kedalaman bore pile yang cukup signifikan sehingga membutuhkan penyesuaian teknis dalam proses konstruksi.
"Kami lakukan perubahan dimensi. Untuk total progres pekerjaan saat ini 44 persen, namun untuk pekerjaan struktur bore pile sudah 77 persen," sebutnya.
Lebih lanjut Elsa menerangkan bahwa perubahan dimensi bore pile juga berkaitan dengan upaya proteksi terhadap potensi gerusan aliran sungai yang berada di sekitar lokasi proyek. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penting agar konstruksi jalan tetap aman dalam jangka panjang.
Sementara itu, untuk kondisi ruas jalan secara keseluruhan tidak dilakukan pelebaran. BPJN Sumbar hanya menambahkan bagian bahu jalan guna meningkatkan keamanan serta mendukung kelancaran arus kendaraan di kawasan tersebut.
Di sisi lain, BPJN juga memastikan bahwa lintasan kereta api yang berada di sekitar area terdampak tidak akan dibongkar. Jalur tersebut berada di bawah kewenangan Balai Teknik Perkeretaapian dan tetap dipertahankan sesuai rekomendasi dari pemerintah pusat.
"Kemarin dari Kementerian Kebudayaan juga sudah menyampaikan bahwa itu tidak dilakukan pembongkaran," katanya.
Berita Terkait
-
Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol