-
Foto Trump dan Clinton diklaim ritual setan, hasil AI palsu.
-
Pemeriksa fakta Mafindo temukan probabilitas manipulasi gambar capai 92.
-
Tak ada media kredibel laporkan tuduhan ritual setan.
SuaraSumbar.id - Isu mengenai foto Donald Trump dan Bill Clinton terlibat ritual setan kembali beredar di media sosial dan memicu perhatian warganet.
Klaim tersebut muncul lewat sebuah unggahan Facebook yang menarasikan adanya foto tidak pantas dua tokoh politik Amerika Serikat itu dalam pusaran kasus Epstein.
Unggahan tentang foto Trump dan Bill Clinton Terlibat Ritual Setan berasal dari akun bernama “Michael Arie” pada Selasa (3/2/2026).
Dalam postingan itu disertakan gambar yang disebut sebagai bocoran terbaru dan dikaitkan dengan ritual setan setelah perintah Lucifer.
Narasi dalam unggahan Foto Trump dan Bill Clinton Terlibat Ritual Setan berbunyi:
“Foto-foto yang mengejutkan!! - Dalam gelombang bocoran kasus Epstein
Foto-foto yang memalukan tersebar luas menampilkan Trump dan mantan Presiden AS Bill Clinton!! Dalam posisi yang tidak pantas
Hal ini terjadi setelah melakukan ritual setan dan melaksanakan perintah Lucifer!”
Meski interaksinya terbilang kecil, klaim bernuansa sensasional seperti ini berpotensi menyebar lebih luas apabila tidak segera diverifikasi.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, gambar yang beredar itu bukan dokumentasi nyata. Sistem mendeteksi probabilitas manipulasi yang sangat tinggi. Konten tersebut merupakan hasil rekayasa AI dengan kemungkinan mencapai 92 persen.
Selain pengujian teknis, penelusuran juga dilakukan terhadap pemberitaan di berbagai media arus utama. Tidak ditemukan satu pun laporan dari sumber kredibel yang memuat foto-foto tersebut maupun tudingan bahwa Donald Trump dan Bill Clinton terlibat ritual setan sebagaimana diklaim.
Dengan demikian, narasi yang mengaitkan gambar itu dengan skandal tertentu tidak memiliki dasar fakta yang dapat diverifikasi.
Kesimpulan
Foto Trump dan Bill Clinton Terlibat Ritual Setan adalah fabricated content atau konten palsu, karena bersumber dari hasil rekayasa kecerdasan buatan dengan probabilitas manipulasi 92 persen.
Berita Terkait
-
Donald Trump Bisa 'Dimakzulkan' Gegara Jeffrey Epstein?
-
Aksi Jumat untuk Palestina, Massa Minta Indonesia Tinggalkan Board of Peace
-
Langkah Prabowo di Board of Peace Dinilai Realisme Politik untuk Bela Palestina
-
Dokumen Jeffrey Epstein Dibuka, Nama Donald Trump dan Bill Clinton Muncul
-
Green Day Didapuk Buka Super Bowl, Pendukung Donald Trump Mulai Resah
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
CEK FAKTA: Donald Trump dan Bill Clinton Terlibat Ritual Setan di Kasus Epstein, Benarkah?
-
BKSDA Larang Mendaki Gunung Singgalang, Pendakian Ditutup!
-
Benarkah Libur Sekolah Ramadhan 2026 Sudah Terbit? Ini Faktanya
-
Erupsi Gunung Marapi 35 Detik, Kolom Abu Tak Teramati
-
5 Lipstik Matte Lokal Murah Meriah, Nyaman Dipakai Seharian