- Tiga korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di Agam.
- Empat kendaraan terlibat tabrakan beruntun di jalan nasional.
- Truk parkir ban bocor jadi awal kecelakaan beruntun.
SuaraSumbar.id - Kecelakaan beruntun menewaskan tiga orang di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Pasaman Barat. Insiden maut ini terjadi di Pandam, Jorong Pasar Durian, Nagari Manggopoh, Kabupaten Agam, Rabu (28/1/2026) malam, dan melibatkan empat kendaraan.
Kasat Lantas Polres Agam AKP Irawady menyampaikan, korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun Agam masing-masing bernama Bujang (74), Darusni (57), dan Suardi (69). Ketiganya berada dalam satu kendaraan truk colt diesel yang melaju di jalur tersebut.
"Ketiga korban berada dalam satu mobil truk colt diesel dengan nomor polisi BA 8783 TL yang dikemudikan oleh Bujang," katanya, Kamis (29/1/2026).
AKP Irawady menjelaskan, kecelakaan beruntun Agam bermula saat sebuah truk tronton BA 8097 TU parkir di tepi jalan sebelah kiri akibat ban bocor. Kendaraan itu sebelumnya dikemudikan Yan Hari Pratama dan berhenti di badan jalan nasional.
Dari arah Simpang Gudang menuju Kota Padang, datang truk colt diesel BA 8783 TL yang dikemudikan Bujang dengan dua penumpang, Darusni dan Suardi. Truk tersebut menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang parkir.
Tak lama berselang, dari arah belakang kembali datang truk pengangkut elpiji BA 8024 LU yang dikemudikan Dasril dengan penumpang Hari Mulyadi. Kendaraan itu menabrak bagian belakang truk colt diesel yang sudah terlibat tabrakan sebelumnya.
Rangkaian kecelakaan beruntun Agam berlanjut ketika sebuah minibus Isuzu Panther BA 1848 T yang dikemudikan Firman Panber S menabrak bagian belakang truk elpiji tersebut.
"Empat kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan nasional itu," katanya.
Akibat peristiwa ini, Bujang, Darusni, dan Suardi mengalami luka serius dan sempat dilarikan ke RSUD Lubuk Basung. Namun, ketiganya kemudian dinyatakan meninggal dunia oleh dokter yang menangani.
Sementara itu, dua korban lainnya, Dasril dan Hari Mulyadi, mengalami luka ringan. Seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.
"Keempat kendaraan telah kita amankan di Mapolres Agam," katanya. Kasus kecelakaan beruntun Agam ini kini dalam penanganan kepolisian untuk proses lebih lanjut. (Antara)
Berita Terkait
-
Kabar Duka Eks Rekan Emil Audero dan Kevin Diks Meninggal Dalam Kecelakaan Maut
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Nyeri Pinggang Menjalar hingga ke Kaki? Ini Tanda Bahaya yang Tidak Boleh Diabaikan
-
5 Tanda Tubuh Butuh Sudah Minta Istirahat, Jangan Abaikan Sebelum Burnout
-
Bukan Air Putih, 4 Minuman Ini Ramah Gula Darah Jika Dikonsumsi Malam Hari
-
Korban Penipuan Hanania Travel Bertambah Jadi 1.286 Orang, Kerugian Tembus Rp35,3 Miliar
-
Kabar Baik untuk Guru Madrasah, Insentif Non-ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026