Riki Chandra
Kamis, 29 Januari 2026 | 10:47 WIB
Truk yang kecelakaan di Agam. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Tiga korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di Agam.
  • Empat kendaraan terlibat tabrakan beruntun di jalan nasional.
  • Truk parkir ban bocor jadi awal kecelakaan beruntun.

SuaraSumbar.id - Kecelakaan beruntun menewaskan tiga orang di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Pasaman Barat. Insiden maut ini terjadi di Pandam, Jorong Pasar Durian, Nagari Manggopoh, Kabupaten Agam, Rabu (28/1/2026) malam, dan melibatkan empat kendaraan.

Kasat Lantas Polres Agam AKP Irawady menyampaikan, korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun Agam masing-masing bernama Bujang (74), Darusni (57), dan Suardi (69). Ketiganya berada dalam satu kendaraan truk colt diesel yang melaju di jalur tersebut.

"Ketiga korban berada dalam satu mobil truk colt diesel dengan nomor polisi BA 8783 TL yang dikemudikan oleh Bujang," katanya, Kamis (29/1/2026).

AKP Irawady menjelaskan, kecelakaan beruntun Agam bermula saat sebuah truk tronton BA 8097 TU parkir di tepi jalan sebelah kiri akibat ban bocor. Kendaraan itu sebelumnya dikemudikan Yan Hari Pratama dan berhenti di badan jalan nasional.

Dari arah Simpang Gudang menuju Kota Padang, datang truk colt diesel BA 8783 TL yang dikemudikan Bujang dengan dua penumpang, Darusni dan Suardi. Truk tersebut menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang parkir.

Tak lama berselang, dari arah belakang kembali datang truk pengangkut elpiji BA 8024 LU yang dikemudikan Dasril dengan penumpang Hari Mulyadi. Kendaraan itu menabrak bagian belakang truk colt diesel yang sudah terlibat tabrakan sebelumnya.

Rangkaian kecelakaan beruntun Agam berlanjut ketika sebuah minibus Isuzu Panther BA 1848 T yang dikemudikan Firman Panber S menabrak bagian belakang truk elpiji tersebut.

"Empat kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan nasional itu," katanya.

Akibat peristiwa ini, Bujang, Darusni, dan Suardi mengalami luka serius dan sempat dilarikan ke RSUD Lubuk Basung. Namun, ketiganya kemudian dinyatakan meninggal dunia oleh dokter yang menangani.

Sementara itu, dua korban lainnya, Dasril dan Hari Mulyadi, mengalami luka ringan. Seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.

"Keempat kendaraan telah kita amankan di Mapolres Agam," katanya. Kasus kecelakaan beruntun Agam ini kini dalam penanganan kepolisian untuk proses lebih lanjut. (Antara)

Load More