-
Klaim Donald Trump lengser usai serang Iran viral Facebook.
-
Media arus utama tidak menyebut Trump dimakzulkan.
-
Data resmi catat Trump masih Presiden AS.
SuaraSumbar.id - Isu Presiden AS Donald Trump dimakzulkan kembali ramai diperbincangkan di media sosial setelah sebuah unggahan viral di Facebook mengklaim bahwa Trump telah dilengserkan usai menyerang Iran tanpa persetujuan Kongres.
Klaim ini memicu perdebatan luas dan menyedot perhatian publik, terutama karena menyebut pergantian Presiden Amerika Serikat secara sepihak.
Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook bernama “Nina DelapanDelapan” pada Rabu (14/1/2026). Dalam unggahan itu, disertakan sebuah foto arsip yang dibumbui narasi provokatif.
Tertulis, “Donald trump akhirnya lengser. Trump akan digantikan Barack Obama. trump di lenseerkan , akibat bertindak semena” salah gunakan jabatan ,serang iran,tanpa persetujuan”.
Klaim Presiden AS Donald Trump dimakzulkan tersebut dengan cepat menyebar luas. Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tidak ditemukan pemberitaan media arus utama yang relevan dan juga tidak ada konfirmasi klaim pelengseran tersebut.
Salah satu artikel berasal dari kompas.com berjudul “Serang Iran Tanpa Persetujuan Kongres AS, Trump Terancam Dimakzulkan”, yang tayang pada Senin (23/6/2025).
Berita itu melaporkan bahwa Presiden Donald Trump menghadapi seruan pemakzulan dari anggota Partai Demokrat Alexandria Ocasio-Cortez (AOC) setelah memerintahkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran pada Minggu (22/6/2025). Namun, seruan tersebut belum berujung pada proses pemakzulan resmi.
Pemberitaan lain dari cnbcindonesia.com berjudul “Ada Apa Trump? Tiba-Tiba ‘Ketar-Ketir’ Takut Dimakzulkan”, tayang Rabu (7/1/2026), menyebutkan bahwa Trump memperingatkan Partai Republik soal potensi pemakzulan baru jika gagal memenangkan pemilu sela Kongres 2026. Lagi-lagi, laporan ini tidak menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump dimakzulkan secara resmi.
Penelusuran lebih lanjut juga dilakukan dengan mengacu pada laman whitehousehistory.org berjudul “The Presidents Timeline”. Berdasarkan data resmi tersebut, hingga kini Donald Trump masih tercatat aktif menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut Presiden AS Donald Trump dimakzulkan usai serangan ke Iran tidak sesuai fakta atau hoaks. Unggahan viral tersebut dikategorikan sebagai konten palsu atau fabricated content yang berpotensi menyesatkan publik.
Berita Terkait
-
RUU 'Antek Asing': Senjata Lawan Propaganda atau Alat Bungkam Suara Kritis?
-
Jelang Piala Dunia 2026, Internal FIFA Terbelah, Penghargaan kepada Trump Bikin Malu Petinggi
-
Jerman Pertimbangkan Boikot Piala Dunia 2026 Imbas Ancaman Donald Trump soal Greenland
-
Ancaman Tarif Trump Picu Jerman Ambil Langkah Ekstrem, Ini 9 Negara yang Pernah Boikot Piala Dunia
-
Viral Purbaya Resmikan Pinjol Yayasan Al Mubarok, Kemenkeu Pastikan Hoaks
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Perbaikan Jalan Malalak Agam Pasca Bencana, Pemerintah Kucurkan Setengah Triliun Lebih
-
CEK FAKTA: Viral Detik-detik Ka'bah Diterjang Banjir, Benarkah?
-
3 Fakta Kazaki Nakagawa, Pemain Baru Semen Padang yang Pertama Gabung Klub Indonesia
-
7 Fakta Pesawat ATR 400 Rute Jogja-Makassar Hilang, Warga Dengar Ledakan hingga Kepulan Asap
-
Viral Warga Padang Jalan Kaki ke Mekkah, Begini Respon Kanwil Kemenhaj Sumbar