-
Kunyit mengandung kurkumin dengan efek anti-radang dan antioksidan kuat.
-
Manfaat kunyit mencakup sendi, jantung, pencernaan, hingga fungsi otak.
-
Konsumsi suplemen kunyit perlu kehati-hatian dan konsultasi medis.
SuaraSumbar.id - Manfaat konsumsi kunyit semakin banyak dibahas seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap bahan alami pendukung kesehatan.
Kunyit dikenal mengandung senyawa aktif kurkuminoid yang telah diteliti memiliki berbagai efek positif bagi tubuh.
Informasi mengenai manfaat konsumsi kunyit ini disampaikan oleh para ahli gizi terdaftar yang menyoroti peran kurkumin sebagai komponen utama.
Ahli diet terdaftar Meghan Pendleton M.S., RD menjelaskan bahwa kurkuminoid telah diisolasi dan dipelajari secara ilmiah. Dalam kelompok kurkuminoid tersebut, kurkumin menjadi senyawa yang paling sering dipromosikan sebagai suplemen kesehatan. Karena itu, manfaat konsumsi kunyit tidak lepas dari peran kurkumin di dalamnya.
Berikut rangkuman manfaat konsumsi kunyit bagi kesehatan yang banyak dikaji, disusun dalam bentuk listikel.
1. Membantu Melawan Peradangan
Kunyit dikenal luas karena kemampuannya melawan peradangan. “Senyawa aktifnya, kurkumin, adalah kekuatan pendorong di balik efek anti-inflamasinya,” kata ahli diet terdaftar Emily Niswanger, M.S., RDN.
Ia menjelaskan bahwa suplemen kurkumin telah terbukti mengurangi peradangan dengan menekan jalur yang memicu respons inflamasi dalam tubuh.
2. Berperan sebagai Antioksidan
Kurkumin juga berfungsi sebagai antioksidan yang membantu membersihkan radikal bebas perusak sel dan jaringan sehat.
Karena sifat antioksidan tersebut, kunyit berperan penting dalam melindungi sel dari stres oksidatif yang dapat memicu berbagai penyakit.
3. Mengurangi Nyeri Sendi
Kombinasi efek anti-inflamasi dan antioksidan membuat kurkumin dapat membantu mengurangi nyeri sendi.
Menurut Erin Kenney, M.S., RDN, kurkumin bekerja dengan menghambat jalur inflamasi yang sering terjadi pada kondisi seperti arthritis sehingga meredakan kekakuan dan nyeri.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Berita Terkait
-
Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional
-
Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet
-
Tafsir Album Memorandum Perunggu bagi Kesehatan Mental Pekerja Muda
-
White House Secrets: Membongkar Rahasia Kesehatan Para Presiden Amerika
-
15 Jam Jalan Membuka Mata: Potret Ketimpangan Layanan Kesehatan Indonesia
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia