-
BNPB percepat pembangunan huntara bagi korban banjir dan longsor.
-
Pembangunan huntara libatkan TNI-Polri dan pemerintah daerah setempat.
-
Target huntara rampung awal 2026 demi pemulihan warga terdampak.
SuaraSumbar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat (Sumbar).
Langkah percepatan pembangunan rumah huntara ini dilakukan dengan menerapkan pola kerja intensif hingga 18 jam per hari demi memastikan masyarakat segera memiliki tempat tinggal layak selama masa pemulihan bencana.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, pembangunan rumah huntara dipacu agar warga tidak berlama-lama tinggal di pengungsian.
“Percepatan ini dilakukan agar warga segera menempati hunian layak selama proses pemulihan berlangsung,” kata Abdul Muhari, dikutip dari Antara, Jumat (26/12/2025).
Dalam prosesnya, pembangunan rumah huntara melibatkan sinergi lintas instansi. BNPB menggandeng Satgas TNI-Polri serta pemerintah daerah untuk memastikan pembagian tugas berjalan terkoordinasi.
Setiap unsur memiliki peran jelas, mulai dari penyiapan lahan, pembangunan fisik, hingga dukungan logistik dan pengamanan di lokasi terdampak.
BNPB mengonfirmasi di Sumatera Utara, pembangunan rumah huntara telah berjalan di sejumlah wilayah. Salah satunya di Kabupaten Tapanuli Utara yang telah menyelesaikan satu unit huntara dengan konsep satu rumah satu keluarga.
Model ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan privasi bagi warga terdampak banjir dan longsor.
Sementara itu, Sumatera Barat tercatat sebagai provinsi dengan progres pembangunan rumah huntara paling cepat dibandingkan dua provinsi lainnya. Percepatan ini dinilai berkat kesiapan lahan dan dukungan penuh pemerintah daerah dalam mendukung program pemulihan pascabencana.
Untuk Provinsi Aceh, Abdul mengungkapkan dari 18 kabupaten/kota yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor, terdapat enam kabupaten yang telah menetapkan lokasi pembangunan rumah huntara. Enam daerah tersebut yakni Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Gayo Luwes, Benar Meriah, dan Bireun.
Selain itu, dua kabupaten lainnya, yakni Aceh Timur dan Nagan Raya, juga menyatakan akan membangun rumah huntara. Namun saat ini kedua daerah tersebut masih dalam tahap identifikasi lahan yang akan digunakan.
“Dari situ sebagian menggunakan lahan pemerintah daerah dan sebagian lainnya lahan masyarakat yang dibeli untuk menjamin kejelasan status hukum,” ucap Abdul Muhari.
BNPB berharap tim petugas gabungan di lapangan tidak menemui hambatan berarti, khususnya terkait faktor cuaca. Dengan percepatan pembangunan rumah huntara yang terus digenjot, BNPB menargetkan minimal pada awal 2026 seluruh huntara dapat diselesaikan sehingga kehidupan masyarakat terdampak banjir dan longsor kembali stabil.
Berita Terkait
-
Gubernur Bobby Apresiasi Kafilah Sumut Tembus Lima Besar MTQ Nasional
-
Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap
-
Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?
-
Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data
-
40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Permudah Kelola Payroll Perusahaan, Gunakan Qlola by BRI dengan Sistem Terintegrasi
-
BRI Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Nasabah Infinite Prioritas
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik