-
Basarnas Pasaman temukan korban hanyut setelah pencarian selama tiga hari.
-
Korban ditemukan 2,5 kilometer dari titik awal kejadian hilang.
-
Pencarian libatkan tim gabungan dan masyarakat dalam cuaca ekstrem.
SuaraSumbar.id - Tim gabungan Basarnas Pasaman akhirnya menemukan Aper (45), warga yang dilaporkan korban hanyut di Sungai Batang Pasaman, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (12/12/2025).
Penemuan itu mengakhiri pencarian panjang yang dilakukan sejak dua hari sebelumnya. Dalam operasi yang berlangsung intensif itu, Basarnas Pasaman menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi sungai di tengah cuaca ekstrem.
“Korban ditemukan 2,5 kilometer dari awal lokasi hanyutnya dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Aia Gadang,” kata Koordinator Pos SAR Pasaman (OSC), Novi Yurandi.
Pencarian korban hanyut ini melibatkan sejumlah unsur mulai dari BPBD, Polres, TNI, PMI, KSB hingga masyarakat sekitar. Sejak laporan diterima pada Rabu (10/12/2025) pagi, regu pencari dari Basarnas Pasaman terus menyusuri aliran Sungai Batang Pasaman dari titik hilangnya korban.
Upaya terpadu ini menunjukkan tingginya solidaritas dan koordinasi antarinstansi dalam operasi SAR di wilayah tersebut.
Petugas SAR mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan sungai mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
Ia juga menegaskan imbauan agar warga lebih berhati-hati ketika berada di area aliran sungai maupun perbukitan.
Sebelum ditemukan meninggal, Aper dilaporkan hanyut pada Selasa (9/12/2025) pukul 18.30 WIB saat menyeberangi sungai bersama temannya, Abu Talib, menuju daerah Astra.
Saksi menyebut keduanya sempat berhasil mencapai seberang, namun Aper tiba-tiba hilang ketika dilihat kembali. Diduga kuat arus sungai yang deras menyeret tubuh korban. Melihat kejadian itu, Abu Talib segera melapor kepada warga dan pihak nagari sebelum operasi pencarian oleh Basarnas Pasaman dimulai. (Antara)
Berita Terkait
-
2 Orang Tewas Terjebak dalam Kebakaran di Matraman Jakarta Timur
-
Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia
-
Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan