Riki Chandra
Jum'at, 12 Desember 2025 | 21:30 WIB
Evakuasi korban hanyut di Batang Pasaman, Kabupaten Pasaman. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  •  Basarnas Pasaman temukan korban hanyut setelah pencarian selama tiga hari.

  • Korban ditemukan 2,5 kilometer dari titik awal kejadian hilang.

  • Pencarian libatkan tim gabungan dan masyarakat dalam cuaca ekstrem.

SuaraSumbar.id - Tim gabungan Basarnas Pasaman akhirnya menemukan Aper (45), warga yang dilaporkan korban hanyut di Sungai Batang Pasaman, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (12/12/2025).

Penemuan itu mengakhiri pencarian panjang yang dilakukan sejak dua hari sebelumnya. Dalam operasi yang berlangsung intensif itu, Basarnas Pasaman menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi sungai di tengah cuaca ekstrem.

“Korban ditemukan 2,5 kilometer dari awal lokasi hanyutnya dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Aia Gadang,” kata Koordinator Pos SAR Pasaman (OSC), Novi Yurandi.

Pencarian korban hanyut ini melibatkan sejumlah unsur mulai dari BPBD, Polres, TNI, PMI, KSB hingga masyarakat sekitar. Sejak laporan diterima pada Rabu (10/12/2025) pagi, regu pencari dari Basarnas Pasaman terus menyusuri aliran Sungai Batang Pasaman dari titik hilangnya korban.

Upaya terpadu ini menunjukkan tingginya solidaritas dan koordinasi antarinstansi dalam operasi SAR di wilayah tersebut.

Petugas SAR mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan sungai mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Ia juga menegaskan imbauan agar warga lebih berhati-hati ketika berada di area aliran sungai maupun perbukitan.

Sebelum ditemukan meninggal, Aper dilaporkan hanyut pada Selasa (9/12/2025) pukul 18.30 WIB saat menyeberangi sungai bersama temannya, Abu Talib, menuju daerah Astra.

Saksi menyebut keduanya sempat berhasil mencapai seberang, namun Aper tiba-tiba hilang ketika dilihat kembali. Diduga kuat arus sungai yang deras menyeret tubuh korban. Melihat kejadian itu, Abu Talib segera melapor kepada warga dan pihak nagari sebelum operasi pencarian oleh Basarnas Pasaman dimulai. (Antara)

Load More