-
Status Gunung Talang naik Waspada karena peningkatan aktivitas kegempaan.
-
Warga dilarang mendekat dua kilometer dari kawah Gunung Talang.
-
Swarm dangkal indikasi migrasi magma menuju permukaan gunung.
SuaraSumbar.id - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menaikkan status Gunung Talang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi Level II atau Waspada. Hal itu terjadi setelah meningkatnya aktivitas kegempaan dan perubahan visual sepanjang 2025.
Kenaikan status ini menjadi perhatian serius mengingat Gunung Talang merupakan salah satu gunung api aktif yang berada dekat permukiman warga.
Plt Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, mengatakan bahwa keputusan menaikkan status Gunung Talang didasarkan pada hasil pemantauan hingga 10 Desember 2025.
“Berdasarkan pengamatan visual dan aktivitas kegempaan sampai 10 Desember 2025, maka tingkat aktivitas Gunung Talang dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada),” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (10/12/2025).
Kenaikan status ini disertai dua rekomendasi penting. Pertama, warga, pengunjung, maupun wisatawan dilarang mendekati area kawah dalam radius dua kilometer.
Kedua, masyarakat diminta waspada terhadap potensi longsor di Kawah Selatan yang dapat terjadi akibat peningkatan aktivitas vulkanik.
Badan Geologi menegaskan pemantauan intensif akan terus dilakukan dan setiap perubahan signifikan terkait aktivitas Gunung Talang akan segera diinformasikan.
Peningkatan aktivitas tercatat setelah gempa tektonik magnitudo 4.7 terjadi pada 10 Desember 2025 pukul 02.48 WIB, dengan kedalaman 10 kilometer dan berjarak 18 kilometer dari Kota Solok.
Hingga pukul 09.00 WIB, terdeteksi 227 gempa vulkanik tektonik yang menunjukkan adanya dinamika di dalam tubuh gunung.
Sepanjang 2025, Badan Geologi juga mencatat empat kali kemunculan swarm, yakni pada 8 April, 25 Juli, 23 September, dan 9 Oktober.
Episenter swarm periode 23 September terlihat lebih mengelompok di area kawah dan berada pada kedalaman yang lebih dangkal dibanding dua periode sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan adanya migrasi magma dari kantong magma dalam menuju permukaan.
Fenomena swarm vulkanik tektonik tersebut menjadi salah satu indikator ketidakstabilan sistem vulkanik yang dalam sejumlah kasus dapat berujung pada erupsi. Karena itu, kewaspadaan masyarakat dan pemantauan lanjutan menjadi kunci penting.
Dengan status Waspada, aktivitas Gunung Talang akan terus diperhatikan mengingat potensi perubahan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (Antara)
Berita Terkait
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar
-
Bareskrim Turunkan Tim ke Sumbar Bidik Tambang Emas Ilegal, Ada Aktor Besar yang Diincar?
-
PKB soal Bencana Sumatra: Saling Tuding Cuma Bikin Lemah, Kita Kembali ke Khitah Gotong Royong
-
Pensiunan Guru di Sumbar Tewas Bersimbah Darah Usai Salat Subuh
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Cara Mencegah Kapalan di Kaki Agar Tidak Semakin Tebal dan Menyakitkan
-
Pemkot Padang Panjang Hibah Rp 3 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Tarif Air PDAM Padang Panjang Disesuaikan Setelah 16 Tahun, Apa Dampaknya bagi Pelanggan?
-
7 Khasiat Konsumsi Air Kunyit yang Perlu Diketahui, dari Imunitas hingga Jantung