-
Dua warga berhasil dievakuasi SAR Padang dari lokasi banjir.
-
Banjir meningkat akibat hujan lebat dan mengisolasi kawasan permukiman.
-
SAR imbau warga waspada dan segera melapor bila darurat.
SuaraSumbar.id - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang mengevakuasi dua warga yang terjebak banjir Padang di kawasan Perumahan DPR Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (21/11/2025).
Tim diterjunkan setelah laporan masuk mengenai warga yang tidak dapat keluar dari rumah akibat genangan yang terus naik.
Kondisi banjir Padang di wilayah tersebut dilaporkan mencapai tiga sentimeter hingga satu setengah meter.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa debit air yang terus meningkat membuat dua warga itu tidak bisa menyelamatkan diri.
Situasi banjir Padang yang mengisolasi kawasan tersebut memaksa petugas menyiapkan perlengkapan keselamatan penuh untuk menembus lokasi.
Kedua korban, M Farid (27) dan Safa Salsabila (27), dilaporkan terjebak dan membutuhkan pertolongan segera.
Personel SAR Padang menggunakan perahu karet untuk mencapai titik rumah korban. Akses jalan yang terputus karena banjir Padang membuat jalur evakuasi hanya dapat ditempuh dengan moda penyelamatan air.
“Untungnya korban berhasil dievakuasi oleh tim dengan cepat, lalu dibawa keluar untuk mengakses lokasi yang aman,” ujar Abdul Malik.
Ia menegaskan bahwa kondisi di lapangan cukup berisiko. Jika proses evakuasi terlambat, ancaman hanyut, tenggelam, hingga hipotermia bisa membahayakan keselamatan warga.
Selain curah hujan lebat Sumbar yang masih mengguyur, genangan juga terlihat meningkat di beberapa titik sekitar Koto Tangah.
SAR Padang juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan genangan. Dalam beberapa hari terakhir, cuaca ekstrem terus terjadi sehingga potensi banjir susulan perlu diantisipasi bersama. Petugas meminta warga segera mencari tempat aman bila melihat kondisi air mulai naik.
Selain itu, masyarakat juga diimbau melapor cepat jika mendapati situasi darurat agar proses penyelamatan tidak terhambat. Layanan pengaduan dapat dihubungi melalui nomor 115 (nasional), (0751) 484534, atau 081377000115, maupun kanal resmi SAR Padang. Peringatan ini dikeluarkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir Padang yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (Antara)
Berita Terkait
-
Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Heboh Suara Perempuan Nyanyi 'Lelaki Cadangan' Saat Wakil Wali Kota Padang Pidato
-
Reaksi Menteri HAM Natalius Pigai Soal Perusakan Rumah Doa Kristen di Padang: Tim Sudah Turun!
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap