-
Pengiriman kerupuk sanjai berisi sabu digagalkan ekspedisi waspada.
-
Penangkapan cepat berdasarkan laporan dan rekaman CCTV penting ekspedisi.
-
Polisi menemukan sabu tambahan tersembunyi di kandang kambing pelaku.
SuaraSumbar.id - Satres Narkoba Polresta Bukittinggi mengamankan seorang pria yang mencoba mengirim paket kerupuk sanjai berisi sabu melalui jasa ekspedisi tujuan Bekasi.
Penangkapan ini menjadi sorotan karena modus penyelundupan yang terbilang rapi namun berhasil diendus hanya dalam hitungan jam.
Kasat Reskrim Narkoba Polresta Bukittinggi, AKP Nofridal, mengatakan bahwa terduga pelaku berinisial J alias Lay (40) ditangkap pada Sabtu (15/11/2025) dini hari.
Ia kedapatan menyisipkan 50 gram sabu dalam kotak berisi tiga bungkus kerupuk Sanjai.
“Terduga inisial J alias Lay (40) ditangkap dini hari tadi setelah mencoba mengirim 50 gram sabu yang disisipkan ke dalam kotak berisi kerupuk Sanjai tujuan Bekasi,” ujar AKP Nofridal.
Kasus kerupuk sanjai berisi sabu ini diungkap dalam Operasi Tumpas Bandar 2025 setelah ekspedisi mencurigai gerak-gerik Lay saat mengirim paket. Penangkapan dilakukan di rumah Lay di Simpang Tabek Panjang, Agam.
Menurut AKP Nofridal, laporan petugas ekspedisi menjadi pintu masuk pengungkapan jaringan kecil ini.
“Penangkapan berlangsung cepat kurang dari 12 jam setelah petugas ekspedisi melaporkan adanya gerak-gerik mencurigakan,” katanya.
Ketika polisi datang dan membuka paket, isinya langsung terbongkar. “Di dalam kotak, sabu diselipkan bersama tiga bungkus kerupuk sanjai,” ujarnya.
Rekaman CCTV dan ciri fisik pengirim dipadukan untuk memburu pelaku. Tim melakukan pemantauan bergilir dalam radius lima kilometer hingga akhirnya menemukan Lay pulang dari rumah rekannya, Robi, yang kini buron dan diduga sebagai pemasok sabu.
Dalam penggeledahan, polisi juga menemukan satu paket sabu lain yang disembunyikan di kandang kambing belakang rumah Lay.
“Pelaku mengaku diperintah pelaku lain inisial RB untuk mengirim sabu ke Bekasi. Modus ini sudah tiga kali ia lakukan,” kata AKP Nofridal.
Di rumah RB, polisi mengamankan pria lain berinisial K (39) yang membawa setumpuk ganja dan alat isap sabu. Namun RB telah melarikan diri.
Nita, petugas ekspedisi, mengatakan kecurigaannya muncul karena jawaban Lay tidak masuk akal ketika ditanya isi paket.
“Jawabannya tidak nyambung, jadi saya lapor ke kantor pusat dan disarankan membuka paket sambil direkam. Ternyata benar ada sabu di dalamnya,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Akses Padang-Bukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik
-
Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api
-
Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Bekasi, Simpan Paket 1 Kg dalam Bungkus Teh
-
BRI Perkuat Desa BRILiaN Lewat Bantuan Infrastruktur dan UMKM
-
Pengedar Sabu Jaringan Malaysia Diringkus, Puluhan Kilogram Barang Haram Disita
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar