-
Malaysia tertarik kembangkan wisata religi Danau Maninjau terkait Buya Hamka.
-
Dato’ Ahmad Azam puji kontribusi Buya Hamka bagi dunia Islam.
-
Gubernur Mahyeldi dorong investasi Malaysia di sektor wisata Sumatera Barat.
SuaraSumbar.id - Potensi wisata religi Danau Maninjau di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), mulai menarik perhatian Malaysia.
Penasihat Khas Menteri Luar Negeri Malaysia Bidang Kemanusiaan dan Pembangunan Semula, Dato’ Ahmad Azam, menyebut kawasan tersebut memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi yang bisa dikembangkan menjadi destinasi unggulan di Asia Tenggara.
“Potensi wisata sejarah dan religi di kawasan Danau Maninjau semakin diminati wisatawan Malaysia,” kata Dato' Ahmad Azam di Padang, Selasa (12/11/2025).
Menurutnya, wisata religi Danau Maninjau memiliki daya tarik kuat karena berkaitan erat dengan sosok ulama besar asal Minangkabau, Buya Hamka. Namun, pengembangannya masih memerlukan dukungan infrastruktur, terutama fasilitas penginapan dan akses menuju kawasan wisata tersebut.
Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya Hamka dikenal sebagai ulama, sastrawan, dan budayawan besar Indonesia yang lahir di Kabupaten Agam.
Selain sebagai Ketua pertama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Hamka juga ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional atas jasa-jasanya dalam bidang keilmuan dan dakwah Islam.
Dato’ Ahmad Azam menegaskan bahwa Buya Hamka merupakan figur yang sangat dihormati di Malaysia. Pemikiran dan karya-karyanya banyak menjadi rujukan di berbagai universitas, seperti Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM), Universiti Kuala Lumpur (UNIKL), dan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) di Kedah.
“Malaysia memberikan penghargaan tinggi terhadap kontribusi Buya Hamka bagi dunia Islam dan peradaban Melayu,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya ingin memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk melestarikan nilai perjuangan dan pemikiran tokoh besar tersebut.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menyambut baik niat tersebut. Ia mengajak Malaysia, termasuk para perantau dan pelaku usaha, berinvestasi di sektor wisata religi Danau Maninjau, terutama melalui pembangunan hotel dan fasilitas pendukung di sekitar Masjid dan Museum Buya Hamka.
“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi dan investasi yang mendukung pengembangan potensi daerah, terutama di sektor wisata sejarah dan religi,” ujar Mahyeldi.
Menurutnya, hubungan Sumbar dan Malaysia memiliki akar budaya dan keislaman yang kuat. Atas dasar itu, kerja sama di bidang pendidikan, sosial, dan kebudayaan diharapkan terus ditingkatkan agar warisan intelektual dan spiritual para pendahulu, termasuk Buya Hamka, tetap hidup dan bermanfaat bagi generasi berikutnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Punya Taring, Tapi Ada Celah
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India
-
Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dituduh Lecehkan Polwan, Kuasa Hukum AKBP F Ungkap Sejumlah Kejanggalan
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan